IHSG Diprediksi Masih di Level 5.100
Selasa, 22 November 2016 - 08:44 WIB
IHSG Diprediksi Masih di Level 5.100
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak mixed, mencoba break out MA7 dengan range pergerakan 5.100-5.175.
Lanjar mengatakan, secara teknikal melanjutkan pergerakan yang seakan pulled back pada resistance MA7 dengan terkonsolidasinya harga saat ini.
"Meskipun indikator stochastic yang masih bergerak positif menjauhi area oversold, momentum RSI terlihat flat dengan arah negatif pada poin 37,48 oscillator," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/11/2016).
Sementara, IHSG kemarin ditutup melemah 21,79 poin sebesar 0,42% menjadi 5.148,32 dengan volume yang relatif moderat. Rilisnya data pertumbuhan utang luar negeri Indonesia di level 7,8% menjadi sentimen negatif.
Sehingga investor memilih mewaspadai risiko yang timbul terhadap perekonomian nasional di awal pekan meski menurut BI, pertumbuhan utang luar negeri Indonesia tergolong cukup sehat.
"Investor asing masih terlihat net sell sebesar Rp143,28 miliar," pungkasnya.
Saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya ASII, BDMN, HRUM, INTP, KLBF, SMGR, MPPA, dan UNVR.
Lanjar mengatakan, secara teknikal melanjutkan pergerakan yang seakan pulled back pada resistance MA7 dengan terkonsolidasinya harga saat ini.
"Meskipun indikator stochastic yang masih bergerak positif menjauhi area oversold, momentum RSI terlihat flat dengan arah negatif pada poin 37,48 oscillator," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/11/2016).
Sementara, IHSG kemarin ditutup melemah 21,79 poin sebesar 0,42% menjadi 5.148,32 dengan volume yang relatif moderat. Rilisnya data pertumbuhan utang luar negeri Indonesia di level 7,8% menjadi sentimen negatif.
Sehingga investor memilih mewaspadai risiko yang timbul terhadap perekonomian nasional di awal pekan meski menurut BI, pertumbuhan utang luar negeri Indonesia tergolong cukup sehat.
"Investor asing masih terlihat net sell sebesar Rp143,28 miliar," pungkasnya.
Saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya ASII, BDMN, HRUM, INTP, KLBF, SMGR, MPPA, dan UNVR.
(ven)
Lihat Juga :