IHSG Diprediksi Alami Tekanan

Jum'at, 25 November 2016 - 08:35 WIB
IHSG Diprediksi Alami...
IHSG Diprediksi Alami Tekanan
A A A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan mengalami tekanan hingga menguji support Ma200 dengan range pergerakan 5.065-5.175.

Lanjar mengatakan, pergerakan terkonsolidasi kembali terlihat pada IHSG secara teknikal. Setelah berhasil break resistance kemarin, IHSG kembali tertekan hingga kembali menguji support MA200 dan support uptrend jangka panjang.

"Indikator stochastic dead-cross pada posisi overbought dengan signal negatif," ujarnya di Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Sementara, nilai tukar rupiah yang melemah 0,50% terhadap USD pada hari ini dan kekhawatiran percepatan kenaikan suku bunga di AS akan berdampak negatif pada emerging market, sukses membuat IHSG kembali tergerus -104,37 poin sebesar 2% dilevel 5.107,62 dengan volume cukup tinggi.

Seluruh sektor mengalami pelemahan dipimpin oleh pelemahan sektor aneka industri. Sedangkan sektor pertanian menguat 1,12% indikasi aksi swing investor domestik pada emiten pertanian.

"Harga minyak dunia naik 0,2% setelah data stok minyak di AS tidak tumbuh dan kesepakatan Irak untuk memotong produksi minyak tidak mampu membendung aksi jual investor asing pada hari ini, yang kembali tercatat net sell sebesar Rp406,08 miliar," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved