Rini Beberkan Rencana Penggabungan PLN-PGE

Selasa, 29 November 2016 - 11:21 WIB
Rini Beberkan Rencana...
Rini Beberkan Rencana Penggabungan PLN-PGE
A A A
CIREBON - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengklarifikasi mengenai rencananya untuk menggabungkan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dengan PT PLN (Persero). Menurutnya, penggabungan PGE dan PLN bukan dengan akuisisi atau merger seperti yang dipersepsikan selama ini.

Dia mengatakan, PLN hanya didorong untuk memiliki saham di anak usaha Pertamina tersebut. Jadi nantinya, PGE akan dimiliki bersama oleh Pertamina dan PLN.

"Bukan akuisisi, itu saham kok," kata Rini di sela kunjungan kerjanya di Cirebon, Jawa Barat, Senin (28/11/2016).

Rini menjelaskan, PGE adalah anak usaha Pertamina yang bergerak di sektor panas bumi atau geothermal. Selama ini, pembeli utama geothermal PGE adalah PLN, mengingat geothermal adalah sumber energi yang hanya bisa digunakan untuk listrik.

"PLN-PGE simpelnya begini, saya selalu mengatakan geothermal itu bisa dipakai untuk apa sih. Hanya bisa dipakai untuk energi buat jadi listrik. Enggak bisa dipakai apa-apa, enggak bisa kemana-mana. Pembeli utamanya PLN," tutur dia.

Karena itu, mantan Bos Astra ini berpikir PLN harus dirangkul untuk sama-sama membesarkan PGE. Mengingat, PGE dan PLN pernah bersitegang karena tidak mencapai kesepakatan untuk harga panas bumi yang disuplai dari PGE.

"Kalau PGE pembeli utamanya PLN, ya PLN harus dirangkul dong. Kalau entar PGE dapat geothermal, terus PLN-nya enggak mau pakai terus mau dibawa kemana itu barang," tutur Rini.

Atas dasar itu, kesepakatan harga pun akan lebih mudah. Karena, jika PLN juga memiliki saham di PGE maka mereka tidak akan membiarkan PGE mengalami kerugian lantaran tidak sepakat mengenai harga panas bumi.

"Maksud saya, kalau perusahaan ini dimiliki bersama, tentunya bersama-sama punya kewajiban dan kemauan untuk membesarkan dan tidak membuat perusahaan rugi. Kalau enggak punya saham, terus (Pertamina) nemuin uap, dan (PLN) enggak mau beli terus bisa apa? Akhirnya dorongan untuk mencari uap dan sumur baru jadi enggak ada. Lagian sama-sama punya negara kok rame," terang Rini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Pertagas Uji Coba Alirkan...
Pertagas Uji Coba Alirkan Gas ke BOB Siak Pusako, Ketahanan Energi Riau Makin Andal
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
70% LPG Masih Impor,...
70% LPG Masih Impor, Bos Pertamina Menjawab: Sah-sah Saja
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
Rencana AS Keluar dari...
Rencana AS Keluar dari NATO dan PBB Didukung Elon Musk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved