Rupiah Mendatar di Tengah Semakin Menghijaunya IHSG

Rabu, 30 November 2016 - 12:40 WIB
Rupiah Mendatar di Tengah...
Rupiah Mendatar di Tengah Semakin Menghijaunya IHSG
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini tercatat mendatar setelah pada pagi tadi dibuka memerah. Sementara, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini justru semakin menguat melanjutkan pembukaan tadi pagi.

Berdasarkan data Bloomberg, di mana siang ini rupiah berada pada level Rp13.561/USD atau stabil dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.560/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.512-Rp13.573/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada pada level Rp13.540/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.504-Rp13.570/USD. Posisi ini mendatar atau hanya menguat tipis dibanding penutupan kemarin di level Rp13.547/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas siang ini, rupiah masih berada di level Rp13.560/USD sejak tadi pagi atau menguat dibanding kemarin di level Rp13.580/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.563/USD. Posisi ini semakin melemah dari posisi kemarin di level Rp13.549/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari semakin menguat 34,42 poin atau 0,67% ke level 5.171,08 setelah pagi tadi dibuka menguat 19,58 poin atau 0,38% ke level 5.156,25. Sedangkan pada perdagangan kemarin berakhir menguat 22,10 poin atau 0,43% ke level 5.136,67.

Sektor saham dalam negeri pada perdagangan siang ini hampir semuanya berada di zona aman. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang naik 1,33%, sedangkan sektor yang melemah terdalam adalah sektor perkebunan yang melemah 1,66%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,27 triliun dengan 6,62 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp86,69 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,12 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,21 triliun. Tercatat siang ini sebanyak 167 saham menguat, 123 saham melemah dan 87 saham stagnan.

Sementara, beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Astra International Tbk (ASII). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Astra Graphia Tbk (ASGR), dan PT Bisi International Tbk (BISI).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Temuan Vaksin Covid-19...
Temuan Vaksin Covid-19 Jadi Sentimen Positif, IHSG Berpotensi Reli
IHSG Diprediksi Melemah...
IHSG Diprediksi Melemah dalam Jangka Pendek
Pagi Menghijau, IHSG...
Pagi Menghijau, IHSG Sore Ditutup Anjlok 1,05 Persen ke 5.105
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Koleksi 5 Saham Ini...
Koleksi 5 Saham Ini Saat IHSG Masih Akan Meroket
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
Berita Terkini
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
12 menit yang lalu
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
1 jam yang lalu
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
2 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
2 jam yang lalu
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Mau Bebas Iuran Tahunan...
Mau Bebas Iuran Tahunan Seumur Hidup? Yuk, Ajukan Kartu Kredit MNC Bank Sekarang
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved