Sri Mulyani Sebut Boediono Pembentuk Fondasi Keuangan Negara

Rabu, 30 November 2016 - 13:47 WIB
Sri Mulyani Sebut Boediono...
Sri Mulyani Sebut Boediono Pembentuk Fondasi Keuangan Negara
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kini punya kesibukan baru, yakni mengkampanyekan gerakan sadar APBN. Untuk menyadarkan pentingnya anggaran negara, Sri Mulyani rajin menyambangi beberapa universitas dan menggelar Seminar Nasional Tantangan Pengelolaan APBN Dari Masa ke Masa.

Dalam seminar yang dihadiri mantan Wakil Presiden Boediono, Sri Mulyani menyampaikan pujian kepada seniornya itu. Menurutnya, banyak undang-undang keuangan yang dibuat oleh Boediono. "Pak Boediono merupakan sosok yang bisa membentuk pondasi keuangan negara saat itu," ujar Sri Mulyani.

Namun lanjut Sri Mulyani, saat dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan 2005-2010, Sri mengatakan sangat berat menjalankan UU dan kebijakan yang dibuat oleh mantan orang nomor dua di Indonesia tersebut. (Baca: Boediono Sebut Indonesia Terparah Saat Krisis 1998)

Namun, Sri Mulyani mengakui, usai menjabat sebagai Menkeu, dan posisinya waktu itu digantikan olehnya, Sri Mulyani mengatakan sangat berat menjalankan undang-undang dan kebijakan yang dibuat oleh mantan orang nomor 2 di Indonesia tersebut.

"Ketika saya jadi menkeu di 2005, Pak Boediono banyak menghasilkan undang-undang, seperti keuangan negara dan perbendaharaan negara. Beliau yang lahirkan UU itu pada 2003-2004, saya yang mulai menjalankan itu. Dan itu beratnya minta ampun," cerita Sri Mulyani di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Selain berkisah pengalamannya ketika pertama menjadi menkeu, dihadapan peserta seminar, dia juga mengungkapkan kejujurannya soal lebih enak semasa dulu, tidak ada undang-undang tentang keuangan negara dan perbendaharaan negara. Sehingga tidak perlu mengkaji mendalam hingga definisinya.

"Enakan dulu enggak pakai UU itu. Soalnya begini, kalau ada itu, semua itu jadi luar biasa, yang namanya definisi keuangan negara segala macam itu harus didalami sekali," sambung dia

Maka, sewaktu itu, ungkap Sri Mulyani, jika Boediono saat itu mengeluarkan UU yang kemudian menjadi fondasi di kemenkeu, posisi menteri baru yang dijabat Sri Mulyani adalah menyusun neracanya.

"Makanya waktu zaman kami itu, banyak kerjaan untuk meneruskan profiling dan lain-lain. Tapi pertama kali yang kami lakukan adalah menyusun neraca keuangan negara," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Mendorong Sektor...
Kemenkeu Mendorong Sektor Jasa Keuangan Tumbuh Berkembang
Sri Mulyani Guyur Rp5...
Sri Mulyani Guyur Rp5 Triliun untuk Jamin Kredit UMKM
Sri Mulyani Berencana...
Sri Mulyani Berencana Beri Bantuan Usaha ke Pedagang Bakso
Sri Mulyani Izinkan...
Sri Mulyani Izinkan Pegawainya Dinas Luar Kota dengan Syarat
Dorong Transparansi,...
Dorong Transparansi, Menkeu Terus Modernisasi Laporan Keuangan
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
5 jam yang lalu
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
5 jam yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
6 jam yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
6 jam yang lalu
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
6 jam yang lalu
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved