Kisah Sri Mulyani Soal El Nino APBN

Rabu, 30 November 2016 - 18:43 WIB
Kisah Sri Mulyani Soal...
Kisah Sri Mulyani Soal El Nino APBN
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kini rajin mengkampanyekan gerakan sadar APBN. Dalam seminar nasional Tantangan Pengelolaan APBN dari Masa ke Masa, Ani--panggilannya--menceritakan pengalaman saat pertama jadi menteri keuangan tahun 2005. Ketika itu, keuangan negara dan Kemenkeu sedang mengalami El Nino.

El Nino yang dimaksud bukanlah gejala anomali cuaca di kawasan Pasifik, namun sebuah "badai" yang menerjang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kala itu. Dan bisa dibilang kondisi saat itu berada diambang krisis.

"Zaman saya pertama jadi menkeu, El Nino datang saat itu. Dan El Nino senang sekali mendatang Kementerian Keuangan saat itu. Dalam artian, APBN kita sering kena goyang," kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Saat El Nino ekonomi datang waktu itu, harga minyak sedang mahal sehingga Presiden yang baru menjabat setahun (SBY) menghadapi situasi dimana APBN tidak kredibel lagi. Karena penerimaan naik tapi subsidinya naik lebih besar lagi. Sehingga defisit membengkak dan menjadi persoalan besar. (Baca: Boediono: APBN Jangan Digunakan Sebagai Alat Politik)

"Jadi kami harus mengembalikan bagaimana mengurus subsidi menjadi lebih baik, sehingga eksposur dari risiko itu bisa ditangani melalui penerimaan minyak yang meningkat tapi subsidi meningkat," kata dia.

Pemerintah waktu itu juga menghadapi persoalan mengenai makin banyak fungsi-fungsi yang didelegasikan ke daerah. Undang-undang mengenai perimbangan keuangan dihasilkan dan pemerintah mulai melakukan transfer ke banyak daerah.

Hal itu kemudian menjadi persoalan baru bagi Indonesia. Karena sebelumnya pemda tidak di-empower alias tidak diberdayakan, tidak ada yang namanya pemilihan langsung daerah.

"Dan waktu itu, secara politik, keuangan negara dan daerah menjadi sebuah milestone (tonggak sejarah) yang luar biasa bagi Republik Indonesia. Jadi bisa dibayangkan waktu itu, goyangnya APBN kita seperti apa," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Tunda Terbitkan...
Sri Mulyani Tunda Terbitkan Pandemic Bonds
Sri Mulyani Minta Penggunaan...
Sri Mulyani Minta Penggunaan Kas Negara Jangan Boros
Sri Mulyani: Pejabat...
Sri Mulyani: Pejabat Kemenkeu Jangan Pake Zoom untuk Awasi Aliran Duit Negara
Drastis, Pendapatan...
Drastis, Pendapatan Masyarakat Bali Anjlok 67,65% Akibat Pandemi
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
48 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
3 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
5 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
8 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved