Ada Tax Amnesty, Luhut Prediksi Penerimaan Pajak Naik Rp700 T

Senin, 05 Desember 2016 - 19:13 WIB
Ada Tax Amnesty, Luhut...
Ada Tax Amnesty, Luhut Prediksi Penerimaan Pajak Naik Rp700 T
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi, penerimaan pajak di Indonesia akan naik Rp700 triliun. Hal ini ditopang oleh suksesnya program pengampunan pajak (tax amnesty) yang digulirkan sejak Juli 2016 lalu.

Dia mengatakan, program amnesti pajak yang digulirkan pemerintah Indonesia adalah yang tersukses sepanjang sejarah. Melalui tax amnesty, jumlah wajib pajak di Tanah Air pun semakin bertambah.

"Tax amnesty itu belum pernah ada yang sesukses sekarang ini. Untung itu, kita lakukan. Untungnya adalah kita jadi number tax payer jadi banyak yang kita tahu," katanya di MNC News Center, Jakarta, Senin (5/12/2016).

Tak hanya itu, sambung mantan Kepala Staf Kepresidenan ini, pemerintah kini juga bisa mendeteksi orang-orang kaya di Indonesia yang sebelumnya tidak pernah terdeteksi. Sehingga, pembayar pajak di Indonesia yang sebelumnya hanya 1 juta orang kini semakin bertambah.

"Nambahnya juga besar-besar. Belum lagi kita kejar yang besar-besar ini, CEO yang belum tax amnesty," imbuh dia. (Baca: Jokowi Akan Sosialisasi Tax Amnesty Periode II di Balikpapan)

Saat ini, tambah Luhut, rasio pajak (tax ratio) di Indonesia masih kecil dibanding negara-negara anggota ASEAN lainnya. Tax ratio Indonesia sekitar 10,9% sementara ASEAN rata-rata telah mencapai 13% hingga 15%.

Luhut mengungkapkan, tax amnesty diperkirakan akan membuat tax ratio Indonesia meningkat menjadi 13% hingga 14%. Kemudian pada akhirnya, penerimaan pajak Indonesia pun akan semakin meningkat.

"Sekarang kan Rp1.300 triliun. Maka ada tambahan Rp700 triliun. Kita berharap dua hingga tiga tahun bisa mendekati Rp2.000 triliun. Anda bisa bayangkan pembangunan apa lagi yang bisa kita lakukan," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Ekonom Beberkan Sektor-sektor...
Ekonom Beberkan Sektor-sektor yang Diuntungkan dengan Pengampunan Pajak Jilid II
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
1 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
2 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
2 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved