IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas di Level 5.325
Selasa, 06 Desember 2016 - 08:05 WIB
IHSG Diperkirakan Menguat Terbatas di Level 5.325
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan oleh Analis Reliance Securities Lanjar Nafi akan bergerak menguat tertahan dengan range pergerakan 5.244-5.325. Menurutnya IHSG secara teknikal telah break out MA25 dengan optimisme penguatan lanjutan hingga MA50 di level 5.325.
Namun lanjut dia indikator Stochastic telah mencapai area overbought. "Dengan pergerakan bullish momentum dari RSI dinilai akan menahan penguatan lanjutan IHSG," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/12/2016).
(Baca Juga: IHSG Berakhir di Zona Hijau, Bursa Asia Jatuh)
Sementara, IHSG kemarin berhasil bertahan pada zona hijau dengan ditutup menguat 22,35 poin sebesar 0,43% di level 5.268,31 dengan volume yang relatif moderate. Sektor saham dalam negeri pada perdagangan hari ini secara keseluruhan berada pada tren positif, dipimpin sektor pertambangan yang menanjak 2,29%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia awal pekan tercatat sebesar Rp5,31 triliun dengan 9,01 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp771,7 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,94 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,17 triliun.
"Sektor pertambangan berhasil menahan penguatan IHSG dengan memimpin penguatan di level 2,29% pada perdagangan hari ini. Investor asing masih terus terlihat net sell sebesar Rp782,95 miliar," paparnya .
Saham-saham yang dapat dicermati pada hari ini di antaranya PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Harum Energy Tbk. (HRUM). Lalu ada juga PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) serta PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN).
Namun lanjut dia indikator Stochastic telah mencapai area overbought. "Dengan pergerakan bullish momentum dari RSI dinilai akan menahan penguatan lanjutan IHSG," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/12/2016).
(Baca Juga: IHSG Berakhir di Zona Hijau, Bursa Asia Jatuh)
Sementara, IHSG kemarin berhasil bertahan pada zona hijau dengan ditutup menguat 22,35 poin sebesar 0,43% di level 5.268,31 dengan volume yang relatif moderate. Sektor saham dalam negeri pada perdagangan hari ini secara keseluruhan berada pada tren positif, dipimpin sektor pertambangan yang menanjak 2,29%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia awal pekan tercatat sebesar Rp5,31 triliun dengan 9,01 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp771,7 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,94 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,17 triliun.
"Sektor pertambangan berhasil menahan penguatan IHSG dengan memimpin penguatan di level 2,29% pada perdagangan hari ini. Investor asing masih terus terlihat net sell sebesar Rp782,95 miliar," paparnya .
Saham-saham yang dapat dicermati pada hari ini di antaranya PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Harum Energy Tbk. (HRUM). Lalu ada juga PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) serta PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN).
(akr)
Lihat Juga :