Wall Street Perpanjang Tren Positif Pascapemilu AS

Jum'at, 09 Desember 2016 - 09:07 WIB
Wall Street Perpanjang...
Wall Street Perpanjang Tren Positif Pascapemilu AS
A A A
NEW YORK - Indeks saham utama Amerika Serikat (AS) kembali mencatat kenaikan pada akhir perdagangan kemarin waktu setempat, untuk kembali mencetak rekor tertinggi. Wall Street sekaligus memperpanjang tren positif pasca pemilihan Presiden AS yang dimenangkan oleh Donald Trump.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (9/1/2016) investor telah mendorong ekuitas sejak pemilihan 8 November, lalu ketika optimisme pasar semakin meningkat terkait stimulus ekonomi domestik dengan adanya rencana pengurangan pajak perusahaan serta memangkas birokrasi. Sentimen positif selanjutnya datang dari data tenaga kerja AS dimana menunjukkan jumlah pengangguran semakin berkurang.

Kondisi tersebut diyakini menunjukkan kekuatan ekonomi terbesar dunia tersebut mulai bangkit dengan kekuatan pasar tenaga kerja, hal ini bisa menjadi momentum ekonomi AS di bawah kepemimpinan Trump. "Kondisinya terus mencair pascapemilu, meski setidaknya ada perlawanan. Secara musiman, Anda memiliki periode yang kuat," terang Kepala Investasi Albion Financial Group Jason Ware.

Tercatat indeks Dow Jones industrial average mengalami kenaikan sebesar 65,19 poin atau 0,33% ke level 19.614,81 dan indeks S & P 500 memperoleh tambahan 4,84 poin atau setara dengan 0,22% ke posisi 2.246,19. Sedangkan komposit Nasdaq menguat 23,59 poin atau 0,44% ke level 5.417,36.

Tiga indeks utama memperlihatkan tren penguatan ketika masing-masing mencetak keuntungan minimal 1%. Sektor keuangan memimpin dengan tambahan paling tinggi sebesar 0,9% diikuti sektor Industrials. Adapun beberapa saham yang meningkat adalah Lululemon (LULU.O) melonjak 15% saat saham Check script (ESRX.O) terguling sebesar 6,7%. Sekitar 8 miliar saham diperdagangan tepat di atas rata-rata harian 7,8 miliar dalam 20 sesi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
6 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
6 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
7 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
7 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
7 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved