Dolar Lanjutkan Penguatan, Rupiah Terperosok 59 Poin

Jum'at, 16 Desember 2016 - 10:27 WIB
Dolar Lanjutkan Penguatan,...
Dolar Lanjutkan Penguatan, Rupiah Terperosok 59 Poin
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan di pasar spot, Jumat (16/12/2016) dibuka melemah 0,27% atau 36 poin ke Rp13.420/USD.

Sebelumnya pada penutupan Kamis kemarin, rupiah di indeks Bloomberg, berakhir anjlok 90 poin atau 0,68% ke posisi Rp13.384/USD.

Data Yahoo Finance, rupiah pada akhir pekan ini dibuka melemah 23 poin atau 0,17% ke level Rp13.418/USD. Kemarin rupiah ditutup terperosok hingga 103 poin atau 0,77% ke Rp13.395/USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Jumat ini mematok rupiah di Rp13.426/USD, bearish 59 poin dari posisi Rp13.367/USD pada Kamis lalu.

Pelemahan rupiah yang terjadi sejak kemarin masih terkait imbas kenaikan suku bunga The Fed. Mata uang AS melanjutkan penguatan alias rally di perdagangan hari ini. Melansir dari Reuters, Jumat (16/12), kenaikan Fed Fund Rate membuat imbal hasil obligasi yang tinggi sehingga membuat USD menguat tajam sejak 14 tahun lalu,

Indeks USD hari ini terhadap sekeranjang mata uang dunia dibuka di level 103,00, posisi tertinggi sejak Desember 2002 yang ketika itu berada di level 103,11.

Meski demikian, euro dibuka stabil di USD1,0410 EUR setelah semalam jatuh ke level USD1,0366 EUR. Dan yen Jepang menguat ke 118,065, posisi tertinggi sejak 10 bulan dibanding hari kemarin di posisi 118,660.

Analis pasar di CMC Markets, Ric Spooner mengatakan kebijakan The Fed membuat obligasi AS naik ke tingkat tertinggi dalam dua tahun yang membuat greenback menjadi lebih tinggi. "Sekarang pasar dunia terus menyesuaikan diri dengan prospek suku bunga AS yang lebih tinggi dan meningkatnya risiko inflasi didorong oleh pemotongan pajak besar-besaran di AS," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Hari Ini, Rupiah Diprediksi...
Hari Ini, Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Rupiah Melemah 60 Poin...
Rupiah Melemah 60 Poin ke Rp15.455 per USD
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
26 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
55 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved