Masalah Perizinan: Kalau Bisa Susah Buat Apa Dipermudah

Jum'at, 23 Desember 2016 - 21:55 WIB
Masalah Perizinan: Kalau...
Masalah Perizinan: Kalau Bisa Susah Buat Apa Dipermudah
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, istilah klasik pada masalah perizinan yaitu 'kalau bisa susah, buat apa dipermudah', masih sering terjadi. Masalah ini kerap ditemui di beberapa daerah.

Darmin menambahkan, pemerintah pusat masih sering lupa mengarahkan penyederhanaan izin ini hingga ke daerah. Sehingga izin di beberapa daerah masih suka lambat.

"Masalahnya kementerian masing-masing di pusat sering lupa menyederhanakan perizinan. Kalau di daerah kerap dijumpai kalau bisa susah, kenapa harus cepat?," ujarnya di Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Menurutnya, kealpaan pemerintah itu karena ada perizinan yang memang sudah tidak lagi merupakan kewenangan pusat. Padahal dalam meningkatkan ease of doing business, harus ada pemerataan di seluruh daerah. (Baca: Indonesia Maju Selangkah lewat Izin Digital)

"Ada perizinan yang sudah didesentralisasikan, bukan kepentingan kementerian pusat. Urus ease of doing business di Jakarta dan Surabaya, mereka mengacu peraturan terdahulu, mengacu UU atau PP atau Permen," kata Darmin.

Mantan Gubernur Bank Indonesia ini menambahkan, berdasarkan undang-undang dibentuk Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK). Tanggung jawabnya ada di Kementerian Dalam Negeri.

"UU Pemerintah Daerah baru tahun 2014 memerintahkan kementerian pusat membentuk NSPK. UU itu tanggung jawab Kementerian Dalam Negeri tapi kalau tidak keluar, kerjakan saja masing-masing. Kalau ease of doing business tahun lalu membaik 15 peringkat, tahun ini 15, tahun depan 15, kita tidak bisa capai ranking 40 seperti keinginan Presiden," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Program Penjaminan Kredit...
Program Penjaminan Kredit Korporasi Non-UMKM dan Non-BUMN Meluncur Pekan Ini
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Berita Terkini
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
6 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
6 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
7 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
7 jam yang lalu
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
7 jam yang lalu
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
7 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved