Tak Ikut Tax Amnesty, Siap-siap Terima Surat Cinta dari Sri Mulyani

Minggu, 01 Januari 2017 - 22:01 WIB
Tak Ikut Tax Amnesty,...
Tak Ikut Tax Amnesty, Siap-siap Terima Surat Cinta dari Sri Mulyani
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, untuk menggenjot penerimaan dari program pengampunan pajak (tax amnesty) periode III, pihaknya akan terus menggencarkan kiriman surat elektronik (surel/email) kepada para wajib pajak yang belum mengikuti amnesti pajak. Mengingat, periode III adalah tahap akhir dan puncak dari program tersebut.

Dia menyebutkan, dari 32 juta wajib pajak yang terdaftar dan 20 juta wajib pajak yang wajib melaporkan surat pemberitahuan pajak tahunan (SPT), baru 12 juta di antaranya yang benar-benar melapor dan membayar pajaknya dengan benar. Merekalah nantinya yang akan menjadi sasaran surat cinta tax amnesty dari Sri Mulyani.

"Itu nanti pakai kirim email lagi, surat cinta yang akan kita kirimkan kepada mereka. Saya akan minta supaya dilanjutkan," katanya di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Sabtu (31/12/2016) malam.

Tak hanya itu, lanjutnya, Ditjen Pajak juga akan melihat database mengenai seluruh komisaris dan direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum ikut amnesti pajak. "Kalau (direksi dan komisaris BUMN) ikut tax amnesty bagus, kalau enggak, ya kita lihat saja SPT nya nanti di 2017," imbuh dia.

Ani--sapaan akrab Sri Mulyani--menambahkan, pada periode III ini pihaknya juga akan meminta bantuan perbankan untuk menawarkan program amnesti pajak kepada nasabah yang mengambil kredit usaha rakyat (KUR). Hal ini semata demi membuat basis data perpajakan di Indonesia serta tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak lebih baik.

"Kan kalau dilihat angka kepatuhan kita masih di sekitar 64-65%. Harusnya dari 32 juta cuma 20 juta yang menyampaikan wajib SPT, dari yang SPT kita cuma 12 juta berarti kan kita angkanya cukup besar 6 juta 10 juta di a‎tasnya. Kalau RI pembayar pajak aktif cuma 12 juta, itu kan terlalu kecil untuk sebuah republik sebesar kita. No wonder kalau kita bicara tax ratio-nya yang cuma 11%. Itu membutuhkan partisipasi semuanya," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Tax Amnesty Jilid II...
Tax Amnesty Jilid II Selesai, 11 Crazy Rich RI Ikut Pengampunan Pajak
Dikritik Soal Pajak,...
Dikritik Soal Pajak, Sri Mulyani Maju Terus Pantang Mundur
Sri Mulyani Resmi Tarik...
Sri Mulyani Resmi Tarik Pajak Pengguna WeTransfer & OffGamers
Kick Off Sosialisasi...
Kick Off Sosialisasi UU HPP, Sri Mulyani: Reformasi Pajak Dibutuhkan
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
16 menit yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
42 menit yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
50 menit yang lalu
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
1 jam yang lalu
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
1 jam yang lalu
Infografis
PM Israel Netanyahu...
PM Israel Netanyahu Tak Terima Dicap Penjahat Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved