Harga Cabai Masih Naik Dua Kali Lipat, Mentan Klaim Ada Penurunan

Minggu, 08 Januari 2017 - 09:09 WIB
Harga Cabai Masih Naik...
Harga Cabai Masih Naik Dua Kali Lipat, Mentan Klaim Ada Penurunan
A A A
MAROS - Harga cabai masih meningkat dua kali lipat di Pasar Sentral Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, meski tidak setinggi pada beberapa wilayah lain di Indonesia yang mencapai di atas Rp120.000 perkilogram. Sementara itu Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim harga cabai telah kembali normal di angka kisaran Rp30.000 hingga Rp40.000 per Kg.

Di sisi lain klaim Mentan Amran belum terbukti, lantaran saat ini harga cabai di Kabupaten Maros masih berada di angka Rp80.000 per Kg. Harga ini naik dua kali lipat, dimana sebelumnya cabai di Maros dihargai Rp30 ribu hinga Rp40 ribu perkilogramnya. "Kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa hari lalu, sejak curah hujan tinggi di Sulawesi Selatan termasuk di Kabupaten Maros," ucap Hajrah salah seorang pedagang di Pasar Sentral Maros, Minggu (8/1/2017).

Pedagang juga menerangkan hingga saat ini belum ada tanda-tanda penurunan harga cabai tersebut. Meski harganya meningkat dua kali lipat dari harga normal, namun komoditas cabai masih tetap diminati oleh warga. Hanya saja warga mengeluhkan tingginya harga cabai yang semakin hari semakin naik.

"Di Maros cabai dipasok dari beberapa wilayah lainnya di Sulawesi Selatan. Pasalnya produksi cabai di kabupaten ini masih terbilang rendah, sehingga tidak mencukupi kebutuhan warga lokal. Belum lagi puluhan hektar ladang cabai di kabupaten maros, gagal panen akibat cuaca," jelas penjual Cabai Abdul Hajar.

Sementara sebelumnya Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan tidak percaya dengan kabar kenaikan harga cabai di sejumlah daerah, yang mana harga cabai hingga tembus Rp2000.000 per kilogram (kg). Dia menerangkan telah mengecek langsung kepada Kepala Dinas Pertanian di daerah, bahwa harga cabai berkisar di level Rp40.000 per kg.

“Ini kami sudah kroscek (harga cabai). Kami lihat berita tadi pagi bahwa harga cabai di Samarinda Rp200 ribu per kilogram. Tolong, ini kami luruskan. Ada kadisnya di sini, harganya Rp40 ribu,” terang Mentan Amran.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Pedas, Harga Cabai Rawit...
Pedas, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp140 Ribu per Kg
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Impor Masih Ditahan
Harga Cabai Masih Tinggi,...
Harga Cabai Masih Tinggi, Gelar Pangan Murah Tak Efektif?
Harga Cabai Naik Tinggi,...
Harga Cabai Naik Tinggi, Impor Nanti Dulu!
Hortikultura Laris Manis,...
Hortikultura Laris Manis, Cabai Hingga Jengkol Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
8 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
8 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
8 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
9 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
9 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved