Mentan Amran: Harga Cabai Sudah Turun

Selasa, 10 Januari 2017 - 21:34 WIB
Mentan Amran: Harga...
Mentan Amran: Harga Cabai Sudah Turun
A A A
WATAMPONE - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman terlihat senang saat disampaikan harga cabai besar di Bone, Sulawesi Selatan, hanya Rp3.000 per kilogram. Kondisi ini berbanding terbalik dengan harga cabai yang melonjak tinggi di beberapa wilayah di Indonesia.

"Memang harga cabai mulai turun, kami sudah terima laporan. Hanya saja kemarin karena hujan, sekarang sudah cerah. Tapi kalau harganya Rp3.000 juga terlalu rendah, kasihan petaninya," kata Amran saat ditemui disela-sela pemantauan Pabrik Gula Camming (PGC) di Desa Pitungpidange, kecamatan Libureng, Sulawesi Selatan, Selasa (10/1/2017).

Untuk meningkatkan produksi cabai, Amran mengatakan akan menggunakan pola pengembangan seperti pada komoditas jagung, yang saat ini nilai impornya sudah turun 66%. Begitu juga pada komoditas beras yang kini tidak impor lagi.

Sementara masalah jeda harga jual di petani cabai dan pedagang yang berbeda jauh, Amran mengatakan hal tersebut juga terjadi pada komoditas bawang. Bawang diangkut seharga Rp14.000 per kilogram dari Brebes, Jawa Tengah ke Cirebon, Jawa Barat, dan harganya langsung meningkat menjadi Rp40.000 per kg. Kenaikan sebesar 300% itu, dinilai Amran sudah tidak sehat.

"Kami minta cabai dikumpulkan dan Insya Allah kami minta Bulog untuk menyerapnya dan harganya tidak boleh di bawah Rp10.000 per kilogram," pungkas Amran.

Sementara itu, Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi saat dikonfirmasi soal rendahnya harga cabai di tingkat petani, terutama di Desa Panyili, Kecamatan Palakka, mengaku akan melakukan pemantauan.

"Kami akan cek dulu ke petani di desa itu. Jangan sampai produksinya hanya dalam skala kecil. Tentu tidak bisa dibawa keluar untuk memenuhi kebutuhan lokal. Dan terkait harga yang rendah, jika itu benar, saya akan perintahkan instansi terkait melakukan kontrol harga," kata Fahsar saat mendampingi Mentan Amran.

Menurut Fahsar, beberapa wilayah di Bone memang diplot untuk pengembangan tanaman holtikultura seperti cabai dan bawang merah. Diantaranya Kecamatan Barebbo, Palakka dan Kahu di bawah naungan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bone. Sejauh ini pengembangan tersebut dapat memenuhi kebutuhan lokal. Sehingga cabai dan bawang merah tidak perlu lagi di datangkan dari luar daerah.

Sebelumnya, Yusuf, petani Cabai di desa Panyili Kecamatan Palakka mengeluhkan harga cabai yang dipanennya hanya dihargai Rp3.000 per kilogram. Kondisi harga murah tersebut diperparah dengan sebagian buah cabai yang membusuk dan tidak bisa di panen.

Alhasil petani merugi. Jika sebelumnya dalam sekali panen bisa meraup keuntungan hingga Rp20 juta namun kali ini hanya bisa meraih untung hanya Rp4 juta.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Pedas, Harga Cabai Rawit...
Pedas, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp140 Ribu per Kg
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Impor Masih Ditahan
Harga Cabai Masih Tinggi,...
Harga Cabai Masih Tinggi, Gelar Pangan Murah Tak Efektif?
Harga Cabai Naik Tinggi,...
Harga Cabai Naik Tinggi, Impor Nanti Dulu!
Hortikultura Laris Manis,...
Hortikultura Laris Manis, Cabai Hingga Jengkol Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved