Enam Arahan Jokowi Soal Relaksasi Ekspor Mineral Mentah

Selasa, 10 Januari 2017 - 21:51 WIB
Enam Arahan Jokowi Soal...
Enam Arahan Jokowi Soal Relaksasi Ekspor Mineral Mentah
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini tengah diburu waktu untuk melakukan perubahan atas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 tahun 2014 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Mineral dan Batubara (Minerba). Pasalnya, izin ekspor konsentrat yang diatur dalam PP tersebut akan berakhir pada 11 Januari 2017 esok.

(Baca Juga: Freeport Cs Dapat Izin Ekspor Konsentrat Kembali)

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengungkapkan, dirinya telah mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum memutuskan mengenai relaksasi ekspor konsentrat tersebut. Setidaknya, ada enam pesan Jokowi yang disampaikan dalam rapat kabinet terbatas (ratas) terkait relaksasi ekspor konsentrat tersebut.

"Jadi tadi ada ratas yang dipimpin Presiden, dan dihadiri menteri terkait seluruhnya. Juga ada pak Jaksa Agung, Kapolri. Ini tentang hilirisasi mineral. Jadi bukan hilirisasi minerba. Karena batu baranya tidak ikut," katanya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Pertama, Jokowi meminta bahwa kekayaan alam harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Hal ini sesuai dengan Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

Kedua, peningkatan penerimaan negara harus dipertimbangkan dalam setiap pembuatan aturan, termasuk dalam revisi PP Nomor 1 tahun 2014 tersebut. Ketiga, harus dipertimbangkan juga mengenai penciptaan kesempatan atau lapangan kerja bagi masyarakat.

"Jangan sampai ada kegiatan pertambangan mineral yang tutup atau tidak membuat hilirisasi, yang menyebabkan kesempatan kerja malah berkurang," imbuh dia.

Keempat, harus ada dampak yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, Jokowi berpesan bahwa jangan sampai ada kebijakan yang menyebabkan menurunnya pendapatan domestik regional bruto (PDRB).

"Terutama daerah yang memang dengan sangat mudah sebuah kegiatan itu mengganggu atau mengurangi PDRB secara signifikan," tuturnya.

Kelima, aturan tersebut harus ramah terhadap investasi. Mengingat, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tidak bisa mendanai seluruh investasi yang diperuntukkan bagi penciptaan kemakmuran ekonomi Indonesia.

Keenam, tambahnya, divestasi bagi investasi asing yang melakukan investasi di bidang pertambangan juga harus dilakukan. Pemerintah harus mendapatkan porsi mayoritas dalam kepemilikan saham divestasi.

"Jadi sebisa mungkin divestasinya dapat mencapai sampai 51%. Bukan nasionalisasi, tapi divestasi ini perlu, karena sudah diperjanjikan dan ini semangat untuk penguasaan nasional lebih baik," paparnya
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Beri Lampu...
Pemerintah Beri Lampu Hijau Ekspor Mineral Logam
Tom Lembong Bilang Impor...
Tom Lembong Bilang Impor Gula Perintah Presiden, Jokowi: Teknisnya di Kementerian
Puluhan Tahun Impor...
Puluhan Tahun Impor Mesin, Jokowi: Jangan Cuma Beli Jadi, Akuisisi Teknologinya!
Jokowi Ungkap 10 Tahun...
Jokowi Ungkap 10 Tahun Penerimaan dari Sektor ESDM Tembus Rp1.800 T
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Pacu Ekspor di Tengah...
Pacu Ekspor di Tengah Pandemi, Jokowi Minta Perubahan Besar-besaran
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
38 menit yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
1 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
2 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
2 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
2 jam yang lalu
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved