Wall Street Ditutup Menguat Berkat Kenaikan Laba Perbankan

Sabtu, 14 Januari 2017 - 06:09 WIB
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Menguat Berkat Kenaikan Laba Perbankan
A A A
NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup lebih tinggi pada Jumat (13/1) waktu setempat, didorong oleh laba kuartalan yang menguat dari perbankan AS. Selain itu, investor juga mencerna beberapa data bidang ekonomi.

Mengutip dari CNBC, Sabtu (14/1/2017), Dow Jones Industrial Average ditutup turun 5,27 poin atau 0,03% menjadi 19.885,73, karena saham Wal-Mart menukik, seiring dengan rencana perusahaan ritel tersebut memangkas ratusan pekerjanya.

Indeks S&P 500 berakhir naik 4,2 poin atau 0,18% ke level 2.274,64, berkat kenaikan sektor keuangan dan real estat. Dan indeks komposit Nasdaq ditutup bertambah 26,63 poin atau 0,48% ke posisi 5.574,12.

Meski selama pekan ini Dow Jones dan S&P mengalami sedikit penurunan, namun Nasdaq naik hampir 1%.

JPMorgan Chase, Bank of America dan PNC Financial melpaorkan laba yang lebih baik dari perkiraan, bahkan JP Morgan mencatatkan pendapatan yang melampaui estimasi. Perusahaan lain yang melaporkan hasil kuartalan pada Jumat adalah BlackRock, manajer aset terbesar di dunia. BlackRock membukukan laba yang lebih baik dari perkiraan, berkat biaya yang lebih rendah dan dana yang diperdagangkan di bursa yang lebih murah.

"Laba bank naik seiring harapan suku bunga yang lebih tinggi dan stimulus fiskal. Secara keseluruhan, saya pikir ini cukup bagus," kata Nick Raich, CEO di Earnings Scout.

Sementara itu, SPDR S & P Bank ETF (KBE) naik 1,1%, membantu mengangkat sektor keuangan yang lebih luas. "Bank merupakan salah satu industri yang paling strategis karena kenaikan suku bunga," kata Maris Ogg, presiden di Tower Bridge Advisors. "Anda mengharapkan mereka untuk melaporkan pendapatan yang baik, dan mereka telah melakukannya."

Sekitar sembilan saham menguat untuk setiap lima saham yang turun di Bursa Efek New York, dengan volume pertukaran 744,5 juta dan volume komposit 3,035 miliar pada penutupan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
1 jam yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
2 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
2 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
3 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
4 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Masjid Ibrahimi...
4 Fakta Masjid Ibrahimi di Kota Hebron yang Ditutup Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved