Rupiah Ditutup Tertekan Saat USD Rebound
Rabu, 18 Januari 2017 - 17:14 WIB
Rupiah Ditutup Tertekan Saat USD Rebound
A
A
A
JAKARTA - Kebangkitan dolar Amerika Serikat (USD) setelah lima hari terakhir mencetak hasil negatif, membuat nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini ditutup tertekan. Meski begitu mata uang Garuda masih menjaga tren positif sejak sesi pembukaan pagi tadi.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah hari ini berakhir di level Rp13.330/USD atau menguat tipis dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.350/USD. Pergerakan rupiah pada tengah pekan berada di kisaran Rp13.293-Rp13.350/USD.
Menurut data SINDOnews dari Limas, rupiah sore ini juga memperlihatkan tekanan pada posisi Rp13.355/USD. Posisi rupiah masih lebih baik dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp13.370/USD.
Posisi rupiah pada data Bloomberg sore ini, berakhir di level Rp13.347/USD atau melemah dibanding penutupan sebelumnya yang di level Rp13.333/USD. Hari ini rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.309-Rp13.348/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.328/USD. Posisi ini menguat dibanding posisi kemarin di level Rp13.381/USD.
Di sisi lain USD pada perdagangan sore hari ini mulai pulih, ketika sempat menyusut terhadap beberapa mata uang utama dalam lima hari terakhir. Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (11/1/2017) indeks USD terhadap enam mata uang utama berdiri pada level 100.56, atau naik 0,2%, setelah kemarin sempat terperosok pada posisi 100.26 atau terendah sejak 8 Desember.
Sementara poundterling berkurang 0,7% melawan USD, diikuti pelemahan Yen Jepang terhadap mata uang Negeri Paman Sam pada level 113.19. Lonjakan USD pada akhir 2016 diharapkan dapat kembali terjadi seiring harapan bahwa stimulus fiskal yang diusulkan oleh Trump akan meningkatkan pertumbuhan dan inflasi.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah hari ini berakhir di level Rp13.330/USD atau menguat tipis dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.350/USD. Pergerakan rupiah pada tengah pekan berada di kisaran Rp13.293-Rp13.350/USD.
Menurut data SINDOnews dari Limas, rupiah sore ini juga memperlihatkan tekanan pada posisi Rp13.355/USD. Posisi rupiah masih lebih baik dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp13.370/USD.
Posisi rupiah pada data Bloomberg sore ini, berakhir di level Rp13.347/USD atau melemah dibanding penutupan sebelumnya yang di level Rp13.333/USD. Hari ini rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.309-Rp13.348/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.328/USD. Posisi ini menguat dibanding posisi kemarin di level Rp13.381/USD.
Di sisi lain USD pada perdagangan sore hari ini mulai pulih, ketika sempat menyusut terhadap beberapa mata uang utama dalam lima hari terakhir. Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (11/1/2017) indeks USD terhadap enam mata uang utama berdiri pada level 100.56, atau naik 0,2%, setelah kemarin sempat terperosok pada posisi 100.26 atau terendah sejak 8 Desember.
Sementara poundterling berkurang 0,7% melawan USD, diikuti pelemahan Yen Jepang terhadap mata uang Negeri Paman Sam pada level 113.19. Lonjakan USD pada akhir 2016 diharapkan dapat kembali terjadi seiring harapan bahwa stimulus fiskal yang diusulkan oleh Trump akan meningkatkan pertumbuhan dan inflasi.
(akr)