Pertumbuhan KPR di Yogyakarta Melambat

Jum'at, 20 Januari 2017 - 14:54 WIB
Pertumbuhan KPR di Yogyakarta...
Pertumbuhan KPR di Yogyakarta Melambat
A A A
YOGYAKARTA - Kondisi perekonomian yang belum pulih dan masih menunjukkan perlambatan berdampak pada penjualan rumah di Yogyakarta. Penetrasi produk kredit pemilikan rumah (KPR) di wilayah ini mengalami perlambatan pada 2016, daya beli masyarakat yang belum pulih mengakibatkan pencairan KPR juga melambat.

Bank Indonesia (BI) Yogyakarta menyebutkan, secara keseluruhan KPR tumbuh melambat dari tahun sebelumnya. Bank Indonesia menyebutkan, KPR tumbuh melambat 1,69% (year of year/yoy) menjadi 1,43%. Penurunan kredit KPR terutama terjadi pada rumah tipe kecil (21) dan tipe besar (70).

"Penurunan ini seiring dengan belum pulihnya daya beli konsumen pada sektor properti," tutur Kepala Perwakilan BI Yogyakarta, Budi Hanoto di Yogyakarta, Jumat (20/1/2017).

Belum pulihnya daya beli konsumen tersebut diindikasikan terjadi karena konsumen masih memprioritaskan kebutuhan utama. Sementara, porsi belanja barang maupun aset lainnya sedikit dikurangi.

Hal ini terkonfirmasi dari penurunan Indeks Ketepatan Waktu Pembelian Barang Tahan Lama. Berdasarkan survei Konsumen yang mereka lakukan, Indeks Ketepatan Waktu Pembelian Barang Tahan Lama menurun dari 109,83 di triwulan II/2016 menjadi 104,17. Karena penurunan indeks tersebut menunjukkan adanya penurunan daya beli masyarakat.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Penyebab Utama KPR...
5 Penyebab Utama KPR Ditolak oleh Bank, Apa Saja?
Simak 6 Tips Ini Agar...
Simak 6 Tips Ini Agar Pengajuan KPR Lancar Jaya
KPR Tapera BTN Gulirkan...
KPR Tapera BTN Gulirkan Kredit Pemilikan Rumah untuk ASN
Perayaan HUT ke 44,...
Perayaan HUT ke 44, BTN Kucurkan Kredit Rp317 Triliun
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Resmi!, Kalian yang...
Resmi!, Kalian yang Kredit Rumah dan Kendaraan Akan Dapat Subsidi Bunga
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved