Sesi I: IHSG Turun 6,06 Poin, Rupiah Bertambah 31 Poin
Senin, 23 Januari 2017 - 12:27 WIB
Sesi I: IHSG Turun 6,06 Poin, Rupiah Bertambah 31 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan Senin (23/1/2017) terpantau melemah 0,12% atau 6,06 poin ke posisi 5.248,25.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka menguat 1,60 poin atau 0,03% ke level 5.255,92. Dari 383 saham yang diperdagangkan, 128 menguat, 158 melemah, dan 97 stagnan. Sektor saham aneka industri memimpin penguatan naik 0,54% berbanding sektor properti yang turun 0,87%. Transaksi bersih asing negatif Rp62,65 miliar dengan aksi jual asing Rp500 miliar berbanding aksi beli asing Rp438 miliar.
Melemahnya indeks disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian dari kebijakan pemerintah baru AS terhadap perdagangan global. Pelaku pasar cenderung bersikap wait and see sambil menganalisa lebih dalam terhadap kebijakan perdagangan AS dan juga reaksi pemerintah baru AS terhadap kekuatan dolar AS.
Hal ini membuat rupiah semakin menguat pada sesi I perdagangan hari ini di pasar spot. Kurs rupiah terhadap USD di indeks Bloomberg, Senin (23/1/2017) bertambah 0,23% atau 31 poin ke level Rp13.379/USD.
Sebelumnya, pada perdagangan pagi tadi, mata uang NKRI dibuka menguat tipis 0,2% atau 27 poin ke level Rp13.383 per USD.
Dan Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Senin (23/1), rupiah dibuka di posisi Rp13.372, terapresiasi 10 poin dari posisi Rp13.382 pada Jumat (20/1).
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka menguat 1,60 poin atau 0,03% ke level 5.255,92. Dari 383 saham yang diperdagangkan, 128 menguat, 158 melemah, dan 97 stagnan. Sektor saham aneka industri memimpin penguatan naik 0,54% berbanding sektor properti yang turun 0,87%. Transaksi bersih asing negatif Rp62,65 miliar dengan aksi jual asing Rp500 miliar berbanding aksi beli asing Rp438 miliar.
Melemahnya indeks disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian dari kebijakan pemerintah baru AS terhadap perdagangan global. Pelaku pasar cenderung bersikap wait and see sambil menganalisa lebih dalam terhadap kebijakan perdagangan AS dan juga reaksi pemerintah baru AS terhadap kekuatan dolar AS.
Hal ini membuat rupiah semakin menguat pada sesi I perdagangan hari ini di pasar spot. Kurs rupiah terhadap USD di indeks Bloomberg, Senin (23/1/2017) bertambah 0,23% atau 31 poin ke level Rp13.379/USD.
Sebelumnya, pada perdagangan pagi tadi, mata uang NKRI dibuka menguat tipis 0,2% atau 27 poin ke level Rp13.383 per USD.
Dan Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Senin (23/1), rupiah dibuka di posisi Rp13.372, terapresiasi 10 poin dari posisi Rp13.382 pada Jumat (20/1).
(ven)
Lihat Juga :