Pengadaan Barang lewat Elektronik Akan Hemat Belanja Pemerintah 20%

Kamis, 26 Januari 2017 - 04:12 WIB
Pengadaan Barang lewat...
Pengadaan Barang lewat Elektronik Akan Hemat Belanja Pemerintah 20%
A A A
JAKARTA - Pengadaan barang dan jasa atau lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) menghemat belanja pemerintah hingga 20%. LPSE Kementerian Keuangan yang digunakan sejumlah kementerian/lembaga (K/L) berpotensi menghemat Rp70 triliun dari total belanja Rp320 triliun.

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar mengatakan, selama ini tingkat penyerapan anggaran belum optimal. Penyebabnya, kata dia, bisa bermacam-macam mulai dari enggan membelanjakan hingga takut terjerat masalah hukum.

"Tidak hanya daerah, beberapa K/L ada juga nuansa seperti itu. Dengan adanya LPSE ini, dengan dijamin transparansi dan kecepatannya, maka kekhawatiran membelanjakan dan berkurangnya daya serap anggaran negara tidak perlu terjadi lagi," kata dia di Aula Dhanapala, Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dia menilai, belum optimalnya daya serap anggaran menghambat upaya menggunakan uang pajak untuk menyejahterakan masyarakat. Di daerah, kata dia, sejumlah kepala daerah justru mengendapkan dananya di perbankan ketimbang membelanjakannya untuk kepentingan publik. Totalnya, hingga lebih dari Rp200 triliun.

Lebih lanjut dia pun mendorong agar seluruh pemerintah daerah, termasuk K/L mengoptimalkan LPSE untuk melelang barang dan jasa. Keberadaan LPSE juga meringankan kerja BPK karena lelang dilakukan secara efisien, efektif, dan transparan. "Menurut temuan kami, ini menurunkan jumlah rekomendasi BPK," kata dia.

Dia menambahkan ingin agar Kemenkeu bersama BPK untuk mencari solusi agar alokasi anggaran yang cair mendekati kuartal IV bisa dioptimalkan. Selama ini, kata dia, beberapa pemda menolak membelanjakan anggaran karena takut tidak selesai pada tutup buku. Dengan begitu, anggaran yang tidak terpakai dikembalikan kepada Kemenkeu dan dimasukkan dalam pos Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur menilai, pelaksanaan lelang elektronik masih terbatas. Dia menyebut, berdasarkan data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), porsi belanja barang dan belanja modal yang dilelang secara elektronik rata-rata baru 30%.

"Cakupan produk dan jasa yang masuk dalam e-catalog ini sangat sedikit," ujar dia.

Selain itu, Asman juga menyebut, para pengguna anggaran juga masih belum rela melakukan lelang elektronik. Hal ini terlihat pelaksanaan lelang elektronik yang masih parsial alias setengah elektronik, setengah manual.

Persoalan lain, lanjut Asman, adalah penguasaan pemenang lelang yang didominasi perusahaan besar. Hal ini, kata dia, mempersempit peluang bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk terlibat mengikuti lelang. Belum lagi, waktu pembayaran yang lama. "Padahal UKM ini persoalannya ada pada modal," sambungnya.

Sekretaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto mengatakan, LPSE sangat penting untuk mendorong transparansi lelang barang dan jasa pemerintah seiring semakin meningkatnya alokasi belanja barang dan modal setiap tahun. LPSE Kemenkeu saat ini dimanfaatkan oleh berbagai K/L seperti BPK, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan lain-lain.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenag Dorong Pengadaan...
Kemenag Dorong Pengadaan Berkelanjutan Berbasis Ekoteologi
Kecepatan Pengadaan...
Kecepatan Pengadaan Barang Jadi Kunci Hadapi Kondisi Sulit Akibat Pandemi
Hore! UMKM Kecipratan...
Hore! UMKM Kecipratan Jatah Pasok Barang dan Jasa ke Pemerintah
Kepala LKPP: Baru 64...
Kepala LKPP: Baru 64 dari 546 Pemda yang Punya Unit Kerja Pengadaan Proaktif
Anggaran Pengadaan Barang...
Anggaran Pengadaan Barang dan Jasa Capai Rp1.214 Triliun di 2021
Era Baru Pengadaan Barang...
Era Baru Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah dengan Katalog Elektronik V6
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
4 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
15 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
6 Tunjangan PNS yang...
6 Tunjangan PNS yang akan Dihapus Pemerintah Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved