BI Pede Penyaluran Kredit Meningkat Tahun Ini
Selasa, 31 Januari 2017 - 21:26 WIB
BI Pede Penyaluran Kredit Meningkat Tahun Ini
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan penyaluran kredit perbankan bakal mulai membaik tahun ini. Perbaikan ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi global yang naik menjadi 3,4%. Direktur Eksekutif Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung mengatakan, leverage korporasi sudah menguat tahun ini, sehingga membuat balance menjadi lebih baik.
"BI yakin 2017 ekonomi global lebih baik dari 3,1% ke 3,4%. Dari sisi domestik mikronya, kalau kita lihat korporasi balance sheet lebih baik dari 2016, leverage sudah kuat pada 2016, sehingga sekarang balance sheet semakin baik," ujarnya dalam seminar Indonesia Economic Outlook 2017 yang diselenggarakan KORAN SINDO dan SINDOnews di Pullman Hotel, Jakarta, Selasa (31/1/2017).
Lebih lanjut Juda menjelaskan dari sisi perbankan, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) sudah membaik. Dengan itu maka penyaluran kredit tahun ini juga bisa meningkat. "Dari sisi perbankan kalau kami lihat NPL sudah capai puncaknya. Jadi, ini menunjukan tahun sekarang lebih baik. Sehingga mestinya dari suplai dan demand kredit lebih baik," katanya.
Selain itu, dia mengemukakan, perekonomian nasional juga mendapatkan angin segar dari membaiknya harga komoditas. Sebab, hal tersebut menjadi motor utama dalam menggerakan ekspor. "Dengan harga komoditas membaik, ekspor kita membaik, beri kontribusi ke pertumbuhan ekonomi. Kuartal IV 2016 lalu sudah beri kontribusi positif ke ekspor," paparnya
"BI yakin 2017 ekonomi global lebih baik dari 3,1% ke 3,4%. Dari sisi domestik mikronya, kalau kita lihat korporasi balance sheet lebih baik dari 2016, leverage sudah kuat pada 2016, sehingga sekarang balance sheet semakin baik," ujarnya dalam seminar Indonesia Economic Outlook 2017 yang diselenggarakan KORAN SINDO dan SINDOnews di Pullman Hotel, Jakarta, Selasa (31/1/2017).
Lebih lanjut Juda menjelaskan dari sisi perbankan, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) sudah membaik. Dengan itu maka penyaluran kredit tahun ini juga bisa meningkat. "Dari sisi perbankan kalau kami lihat NPL sudah capai puncaknya. Jadi, ini menunjukan tahun sekarang lebih baik. Sehingga mestinya dari suplai dan demand kredit lebih baik," katanya.
Selain itu, dia mengemukakan, perekonomian nasional juga mendapatkan angin segar dari membaiknya harga komoditas. Sebab, hal tersebut menjadi motor utama dalam menggerakan ekspor. "Dengan harga komoditas membaik, ekspor kita membaik, beri kontribusi ke pertumbuhan ekonomi. Kuartal IV 2016 lalu sudah beri kontribusi positif ke ekspor," paparnya
(akr)
Lihat Juga :