Rupiah Awal Pekan Dibuka Perkasa Saat USD Tak Berdaya
Senin, 06 Februari 2017 - 10:36 WIB
Rupiah Awal Pekan Dibuka Perkasa Saat USD Tak Berdaya
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan hari ini dibuka menguat melanjutkan tren positif pada akhir pekan kemarin. Kondisi rupiah pagi ini sukses memanfaatkan kejatuhan mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- terhadap beberapa mata uang utama.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.329/USD. Posisi ini melesat jauh dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.362/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah terlihat membaik pagi ini di level Rp13.330/USD. Kondisi lebih baik dari penutupan sebelumnya pada level Rp13.365/USD.
Data Bloomberg pagi ini juga menunjukkan penguatan rupiah pada posisi Rp13.338/USD atau sedikit membaik dari posisi akhir pekan kemarin Rp13.343/USD. Tercatat pada hari ini pergerakan harian rupiah berada di kisaran level Rp13.308-Rp13.344/USD.
Di sisi lain posisi rupiah menurut Yahoo Finance justru melemah sendiri usai dibuka di level Rp13.338/USD. Posisi ini menyusut dibandingkan sebelumnya Rp13.318/USD, dan pergerakan harian rupiah berada di level Rp13.313-Rp13.340/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, Senin (6/2/2017) USD mengawali pekan ini lebih rendah, setelah data ekonomi AS menunjukkan kenaikan upah lebih kecil dari yang diperkirakan sebelumnya. Kondisi ini diyakini akan membuat The Fed alias Bank Sentral AS untuk menahan diri sebelum menaikkan suku bunga bulan depan.
Indeks USD, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama tidak berdaya usai kehilangan 0,1% menjadi 99.725. Kondisi USD saat melawan yen juga terlihat mendatar di level 112.56. Di sisi lain euro terlihat mendatar terhadap USD di posisi 1.0782.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.329/USD. Posisi ini melesat jauh dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp13.362/USD.
Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah terlihat membaik pagi ini di level Rp13.330/USD. Kondisi lebih baik dari penutupan sebelumnya pada level Rp13.365/USD.
Data Bloomberg pagi ini juga menunjukkan penguatan rupiah pada posisi Rp13.338/USD atau sedikit membaik dari posisi akhir pekan kemarin Rp13.343/USD. Tercatat pada hari ini pergerakan harian rupiah berada di kisaran level Rp13.308-Rp13.344/USD.
Di sisi lain posisi rupiah menurut Yahoo Finance justru melemah sendiri usai dibuka di level Rp13.338/USD. Posisi ini menyusut dibandingkan sebelumnya Rp13.318/USD, dan pergerakan harian rupiah berada di level Rp13.313-Rp13.340/USD.
Seperti dikutip dari Reuters, Senin (6/2/2017) USD mengawali pekan ini lebih rendah, setelah data ekonomi AS menunjukkan kenaikan upah lebih kecil dari yang diperkirakan sebelumnya. Kondisi ini diyakini akan membuat The Fed alias Bank Sentral AS untuk menahan diri sebelum menaikkan suku bunga bulan depan.
Indeks USD, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama tidak berdaya usai kehilangan 0,1% menjadi 99.725. Kondisi USD saat melawan yen juga terlihat mendatar di level 112.56. Di sisi lain euro terlihat mendatar terhadap USD di posisi 1.0782.
(akr)