Divestasi 51% Saham Freeport, RI Kendalikan Tambang Papua

Rabu, 15 Februari 2017 - 15:00 WIB
Divestasi 51% Saham...
Divestasi 51% Saham Freeport, RI Kendalikan Tambang Papua
A A A
JAKARTA - Divestasi saham 51% yang diajukan pemerintah sebagai syarat untuk melakukan perubahan kontrak karya (KK) menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK) tersebut sudah tepat.

(Baca: Divestasi 51% Saham Freeport Tak Bisa Ditawar Lagi )

Pasalnya, dengan kepemilikan saham sebesar 51%, merupakan bentuk kuasa dan kendali negara atas kekayaan tambang yang dimiliki PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua.

Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman)Iwan Dwi Laksono menegaskan, jika Freeport tidak bersedia melakukan divestasi saham sebesar 51%, maka pemerintah seharusnya mencabut izin yang diberikan.

(Baca: Minta Pajak Ringan, Darmin Nilai Freeport Hanya Butuh Kepastian )

"Dengan hal itu, Freeport tidak akan bisa lagi melakukan ekspor konsentrat. Bahkan, pemerintah juga sudah saatnya untuk memberikan keputusan tegas," ujar dia dalam rilisnya, Jakarta, Rabu (15/2/2017).

Menurutnya, jika Freeport tidak tunduk terhadap perundang-undangan yang berlaku di Indonesia maka tidak ada lagi perpanjangan kontrak maupun izin 2021.

(Baca: Freeport Tolak IUPK yang Diterbitkan Pemerintah )

Untuk diketahui, PT Freeport Indonesia hingga saat ini belum mencapai titik temu dengan pemerintah terkait perubahan status KK menjadi IUPK.

Pemerintah sejatinya telah menyetujui perubahan status Freeport menjadi IUPK, namun raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut belum sepakat dengan hal tersebut.

Juru Bicara Freeport Riza Pratama mengungkapkan, Freeport akan mengubah KK menjadi IUPK, asalkan persyaratan yang diajukan mereka disetujui pemerintah. Freeport memberikan syarat agar tingkat kepastian fiskal dan hukum serta‎ stabilitas investasi yang sama dengan KK.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
3 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
3 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
5 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
5 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
5 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved