Kadin DKI: Pemenang Pilkada Harus Tingkatkan Ekonomi Jakarta

Rabu, 15 Februari 2017 - 17:03 WIB
Kadin DKI: Pemenang...
Kadin DKI: Pemenang Pilkada Harus Tingkatkan Ekonomi Jakarta
A A A
JAKARTA - Hari ini, masyarakat Jakarta merayakan pesta demokrasi: Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Hasil sementara, pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno bersaing ketat dan diperkirakan akan memasuki putaran kedua.

Dunia usaha pun berharap pemenang Pilkada DKI Jakarta 2017 bisa pro-bisnis, berkeadilan, dan mengikutsertakan pelaku usaha dalam membangun Jakarta. Sehingga tingkat perekonomian Jakarta bisa lebih meningkat.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menyambut baik hasil pilkada yang berjalan aman dan tenang. "Pilkada yang berjalan aman dan tenang ini baik untuk dunia usaha. Memang baru perhitungan sementara, belum bisa menjadi dasar. Kami harapkan hasil akhir dari KPUD," ujarnya kepada SINDOnews, Rabu (15/2/2017).

Sarman menilai selama ini masalah utama Jakarta dan banyak dibahas dalam debat adalah isu sosial politik, yaitu kemiskinan dan ketimpangan. Dan isu sosial politik ini, lanjut dia, pangkalnya adalah ekonomi. Bila masalah perekonomian di ibu kota dibangun dengan berkeadilan, maka masalah sosial di masyarakat bisa diatasi dengan baik. Dengan peningkatan pendapatan warga Jakarta maka bisa mereduksi masalah sosial.

Sarman yang juga Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya, mengharapkan jika masuk putaran kedua, pasangan calon bisa mempertajam strategi dalam menggerakan perekonomian Jakarta.

"Dari sensus ekonomi BPS 2016 ada 1,2 juta pelaku usaha di Jakarta. Ini potensi besar yang harus diberdayakan oleh gubernur. Kebijakan ekonomi gubernur harus pro-bisnis, berkeadilan, dan mengikut sertakan pelaku usaha membangun ibu kota. Ini masih sedikit disuarakan," tegasnya.

Selama ini kata Sarman, incumbent sedikit banyak sudah berbuat bagi Jakarta. Namun ada beberapa evaluasi dalam menggerakan perekonomian ibu kota. "Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Jakarta tidak pernah menyentuh 6%. Paling tinggi 5,8%. Seharusnya ada terobosan karena APBD DKI Rp70 triliun dan 60% perputaran ekonomi Indonesia di Jakarta. Seharusnya pertumbuhan ekonomi Jakarta di atas 6%," nilainya.

Adapun pasangan calon nomor tiga, ia melihat merupakan kolaborasi dari akademis dan pengusaha. Meski minim pengalaman di birokrasi, namun Sarman menilai ini merupakan perpaduan antara pemikir dan eksekutor. "Perpaduan teori dan praktik," katanya.

Dan setiap pasangan calon harus juga mendengar kata-kata dari dunia usaha. "Karena Jakarta adalah kota jasa. Pemimpin DKI harus mendengar pelaku usaha dalam menggerakan ekonomi Jakarta," sambungnya. Untuk itu, Kadin DKI Jakarta berharap siapa pun pemenang Pilkada DKI 2017 harus bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di atas 6%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Arsyad Rasyid: UMKM...
Arsyad Rasyid: UMKM Lokal Kunci Pembangunan Ekonomi Daerah
Kadin Jakarta Ramal...
Kadin Jakarta Ramal Ekonomi Ibu Kota Akan Terus Naik Jelang Lebaran
Arsjad Rasjid: Pengembangan...
Arsjad Rasjid: Pengembangan Ekonomi Butuh Kerja Sama Pengusaha di Daerah
Kadin Jakarta, Indosat,...
Kadin Jakarta, Indosat, dan Masjid Istiqlal Teken MoU Pemberdayaan Ekonomi Umat
HUT ke-58, KADIN DKI...
HUT ke-58, KADIN DKI Jakarta Tanam Mangrove untuk Ekonomi Berkelanjutan
Punya Visi Ratakan Pertumbuhan...
Punya Visi Ratakan Pertumbuhan Ekonomi, Kadin Kaltara Dukung Arsjad Rasjid Jadi Ketum
Berita Terkini
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
10 menit yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
11 menit yang lalu
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
33 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved