Wall Street Berakhir Mixed, Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi

Jum'at, 17 Februari 2017 - 09:57 WIB
Wall Street Berakhir...
Wall Street Berakhir Mixed, Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat berakhir mixed, saat Dow Jones Industrial Average mencetak rekor tertinggi secara beruntun selama enam hari. Sementara indeks S & P 500 berakhir lebih rendah terseret penurunan saham energi.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (17/2/2017) pergerakan variatif bursa saham Amerika Serikat (AS) hari ini dipengaruhi fluktuatif saham perbankan untuk melihat kenaikan indeks S & P 500 naik sekitar 5% sepanjang 2017. Sedangkan Dow Jones Industrial Average lebih tinggi mencapai 4% di awal tahun ini.

Sinyal peningkatan perekonomian dan janji Presiden AS Donald Trump untuk mengurangi pajak perusahaan dan memotong birokasi keuangan menjadi pendorong keuntungan hari ini. Saat ini dengan pendapatan kuartal keempat menunjukkan penguatan, kebanyakan investor mengatakan bahwa mereka membutuhkan stimulus untuk mencetak keuntungan lebih besar lagi.

"Beberapa kegembiraan dan antusiasme atas penghasilan dan inisiatif terhadap pertumbuhan mulai bergeser ke acara-acara yang lebih praktis, sehari-hari," kata Direktur Phoenix berbasis PTSP Jeff Kravetz.

Tercatat Dow Jones Industrial Average berakhir meningkat 0,04% untuk ditutup pada level 20.619,77 dan mencetak rekor tertinggi. Di sisi lain indeks S & P 500 kehilangan 0,09% untuk berada pada level 2.347,22 dan indeks komposit Nasdaq turun 0,08% ke level 5.814,90.

Beberapa saham tergelincir seperti Wells Fargo (WFC.N) menyusut 0,73%, sedangkan NetEase (NTES.O) melompat 14,08%. Sekitar 6,9 miliar saham diperdagangkan pada bursa saham AS kemarin waktu setempat, di atas rata-rata harian 6,8 miliar dalam 20 sesi perdagangan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
47 menit yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
1 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
2 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
3 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved