Penjualan Ritel Inggris Jatuh Pada Januari 2017

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:14 WIB
Penjualan Ritel Inggris...
Penjualan Ritel Inggris Jatuh Pada Januari 2017
A A A
LONDON - Penjualan ritel Inggris kembali tergelincir pada Januari 2017, setelah sebelumnya pada Desember tahun lalu jatuh cukup dalam. Angka resmi dari Kantor Statistik Nasional (ONS) menunjukkan volume penjualan ritel turun 0,3% dibandingkan bulan sebelumnya, atau di bawah 0,9% seperti yang diharapkan.

(Baca Juga: Penjualan Ritel Inggris Turun Tajam di Desember )

Seperti dilansir BBC, Jumat (17/2) ONS menerangkan data menunjukkan adanya sinyal tren penurunan sejak Januari 2013, silam. Diyakini kenaikan harga bahan bakar dan makanan yang lebih tinggi menjadi faktor utama yang menggerus tingkat belanja konsumen.

Dibandingkan dengan Januari 2016, penjualan mengalami kenaikan 1,5%, meski masih menjadi kinerja terlemah sejak November 2013. Angka-angka awal pekan ini dari ONS menunjukkan inflasi meningkat ke level tertinggi dalam dua setengah tahun ketika pertumbuhan upah pekerja melambat.

Tercatat harga bahan bakar melompat 16,1% pada bulan Januari, untuk mengalami perubahan terbesar sejak September 2011. "Dalam tiga bulan sampai Januari 2017, penjualan ritel menunjukkan tanda-tanda awal tren penurunan sejak Januari 2013," ujar Senior Statistik ONS Kate Davies.

"Kita telah melihat berbulan-bulan penjualan eceran mengalami kejatuhan secara musiman, di toko-toko konvensional dan online. Ini menjadi bukti untuk menunjukkan bahwa peningkatan harga bahan bakar dan makanan menjadi faktor penting dalam penurunan ini," sambungnya.

Para analis mengatakan konsumen menjadi waspada terkait pengeluaran pada saat pertumbuhan lapangan kerja dan pendapatan memperlambat dan inflasi meningkat. Ekonom dari Pantheon Samuel Tombs mengatakan konsumen mulai runtuh dalam menghadapi tekanan inflasi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
46 menit yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
1 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
2 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
3 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved