Harga Minyak Dunia Tergelincir Saat OPEC Lanjut Pangkas Produksi

Sabtu, 18 Februari 2017 - 03:05 WIB
Harga Minyak Dunia Tergelincir...
Harga Minyak Dunia Tergelincir Saat OPEC Lanjut Pangkas Produksi
A A A
LONDON - Harga minyak dunia tergelincir pada perdagangan Jumat (17/2) tertekan pertumbuhan saham global, sementara harapan pemotongan produksi oleh Negara-negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) diyakini telah memberikan dukungan kepada pergerakan harga. Sebelumnya laporan terbaru menyatakan OPEC kemungkinan akan memperpanjang perjanjian pengurangan pasokan minyak dengan non-anggota.

Seperti dilansir Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan pada level USD55.33 per barel, atau 32 sen di bawah sesi terakhir sebelumnya. Sementara harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) mengalami penurunan mencapai 28 sen pada posisi USD53.08 per barel.

Keduanya berada dalam tren negatif sejak akhir pekan kemarin, meskipun harga bergerak lebih tinggi di awal sesi dalam menanggapi berita bahwa produsen minyak dunia yakni OPEC berpeluang memperpanjang pengurangan produksi dalam upaya mengendalikan pasokan globa. OPEC dan produsen lain, termasuk Rusia berencana mengurangi produksi hampir mencapai 1,8 juta barel per hari (bpd) selama semester pertama tahun 2017.

Pemotongan produksi ini bertujuan membatasi banjir pasokan Internasional yang kerap terjadi sejak 2014. Tetapi persediaan tetap tinggi, terutama di Amerika Serikat. Brent dan WTI telah diperdagangkan dengan tambahan berkisar USD5 per barel pada tahun ini untuk menjadi yang terpanjang sejak harga merosot dimulai pada pertengahan tahun 2014.

Di Amerika Serikat, peningkatan produksi telah membantu mendorong naik harga minyak mentah dan bahan bakar ke rekor tertinggi. Sementara pada Asia, minyak bergerak ke posisi tertinggi sebelum pemotongan produksi ketika eksportir berjuang untuk pangsa pasar. Ada juga sinyal goyahnya pertumbuhan permintaan di pasar utama China, India dan Amerika Serikat.

Di India, pertumbuhan permintaan bahan bakar jatuh pada Januari, sementara di China kendurnya penjualan mobil juga mempengaruhi tingkat ekspor. Meskipun pasokan banjir, analis berharap pasar minyak tetap bergerak dalam tren positif untuk jangka panjang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tindak Awak Mobil Tangki yang Langgar Prosedur Keselamatan
14 menit yang lalu
SIG Catat Penjualan...
SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
25 menit yang lalu
Sambil Jalan-jalan ke...
Sambil Jalan-jalan ke PRJ 2026, Bayar Pajak Kendaraan Bisa Bebas Denda
45 menit yang lalu
Indonesia Targetkan...
Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
59 menit yang lalu
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
1 jam yang lalu
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved