Mencari Jalan Tengah antara Freeport dengan Pemerintah

Senin, 20 Februari 2017 - 20:33 WIB
Mencari Jalan Tengah...
Mencari Jalan Tengah antara Freeport dengan Pemerintah
A A A
JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menilai harus ada jalan tengah antara PT Freeport Indonesia (PTFI) dan pemerintah untuk mengatasi kekisruhan yang terjadi belakangan ini. Keduanya dinilai harus bisa mengambil keputusan yang sama-sama menguntungkan atau win-win solution.

Ketua Umum Hipmi Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah butuh Freeport dan juga sebaliknya. Keberlangsungan investasi perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut dibutuhkan untuk menggerakan perekonomian nasional.

"Saya menilai harus ada jalan tengah antara pemerintah dan Freeport, apa yang harus pemerintah lakukan itu (larangan ekspor konsentrat) merupakan perintah UU. Karena itu, kita mendukung pemerintah dalam konteks ini, tapi pemerintah harus membuat jalan keluar yang bijak agar Freeport bisa tetap eksis dan selama itu saling menguntungkan," ujarnya di Jakarta, Senin (20/2/2017).

Bahlil menegaskan, kedua pihak harus ada di tempat yang seimbang. Tidak boleh ada salah satu yang hanya memanfaatkan kekayaan negara orang lain tanpa memberikan timbal balik apa-apa.

Baca: Ancam PHK Karyawan, Freeport Dinilai Bikin Ribut

"Jadi jangan ambil untung banyak-banyak juga. Jangan untuk perusahaan besar tapi kembali ke negara sedikit, repot kalau begitu," katanya.

Pria kelahiran Papua ini menambahkan, pemerintah harus segera melakukan negosiasi ulang dengan Freeport terkait keberlanjutan bisnisnya di Tanah Air. Satu hal yang tak kalah penting yakni kesetaraan aturan untuk semua perusahaan, sehingga tidak ada yang dispesialkan.

"Itu saja, negosiasi lagi, yang terpenting bagi kita dunia usaha ada keadilan, keadilan untuk negara, kalau UU diberlakukan ke seluruh perusahaan harus tanpa terkecuali. Akan tetapi alangkah lebih baik negara buat win-win solution, negara dan Freeport dapat hasil positif, cari jalan keluar yang terbaik," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akbar Buchari Resmi...
Akbar Buchari Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum HIPMI Periode 2022-2025
Refleksi Peran Wirausaha...
Refleksi Peran Wirausaha Bangun Bangsa, HIPMI Dorong 10 Juni Jadi Hari Kewirausahaan Nasional
Bursa Calon Ketum HIPMI,...
Bursa Calon Ketum HIPMI, Akbar Buchori Dapat Dukungan dari Bobby Nasution
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Jelang Musdalub Hipmi...
Jelang Musdalub Hipmi DIY, Pendaftaran Calon Ketua Umum Dibuka
HIPMI Punya Pemimpin...
HIPMI Punya Pemimpin Baru, Begini Pesan Bahlil Lahadalia
Berita Terkini
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
8 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
40 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved