Pemerintah Banjir Desakan Putus Kontrak Freeport

Selasa, 21 Februari 2017 - 19:21 WIB
Pemerintah Banjir Desakan...
Pemerintah Banjir Desakan Putus Kontrak Freeport
A A A
JAKARTA - Desakan agar pemerintah memutus kontrak PT. Freeport Indonesia terus menggelinding. Pasalnya perusahaan raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut tidak kunjung mau mematuhi aturan perundang-undangan pemerintah Indonesia. Kali ini, Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pesantren Indonesia yang mendukung agar kontrak Freeport diputus.

"Kita mendukung penuh langkah pemerintah yang akan memutus kontrak Freeport demi kedaulatan NKRI, apalagi Freeport tidak mau mengikuti aturan peraturan Pemerintah Indonesia," kata Ketua Umum DPP IPI, KH. Zaini Ahmad di Jakarta, Selasa (21/2/2017).

(Baca Juga: DPR Dukung Pemerintah Tegakkan UU Minerba Terkait Freeport )

Menurut Kyai yang biasa disapa Gus Zaini, langkah yang diambil pemerintah ini merupakan langkah solutif untuk pengelolaan sumber daya alam di Indonesia, apalagi Freeport tidak mau ikut Peraturan Peraturan Pemerintah. "Daripada Freeport tidak ada mematuhi aturan di Indonesia, kan sudah tepat kalau kontraknya diputus. Kita mendukung langkah pemerintah ini" jelas pengasuh Ponpes Al-Ikhlas Pasuruan, Jawa Timur ini.

(Baca Juga: Freeport Sebut Pemerintah Tak Bisa Sepihak Putus Kontrak )

Lebih lanjut dia menerangkan sudah saatnya pemerintah Indonesia tegas terhadap Freeport. Alasannya, sudah puluhan tahun kekayaan alam dikuras oleh perusahaan tambang yang berafiliasi dengan Freeport McMoran di AS itu

Tak hanya itu dia menambahkan, dampak yang ditimbulkan tidak sebanding dengan apa yang diberikan kepada pemerintah. "Bisa dilihat dari sisi keuntungan eksport konsentrat 2 juta ton tiap tahunnya berapa. Sementara Indonesia hanya dapat sekian cuil saja dari pajak, dan retribusinya," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
18 menit yang lalu
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
1 jam yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
2 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
3 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
3 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved