REI Jateng Minta Pemda Susun Data Backlog Perumahan

Selasa, 28 Februari 2017 - 02:12 WIB
REI Jateng Minta Pemda...
REI Jateng Minta Pemda Susun Data Backlog Perumahan
A A A
SEMARANG - Real Estat Indonesia Jawa Tengah meminta pemerintah daerah untuk menyusun data backlog perumahan seakurat mungkin. Data tentang kesenjangan antara jumlah rumah terbangun dan yang dibutuhkan masyarakat tersebut penting untuk menghitung kekurangan riil jumlah rumah.

"Data backlog Jateng sangat diperlukan karena ada perbedaan antara data satu dan lainnya," ucap Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah, MR Prijanto, Senin (27/2/2017).

Dia menegaskan, REI membutuhkan data akurat backlog dan diuji keakuratannya. Sehingga kebutuhan masyarakat terhadap perumahan akan diketahui.

"Contohnya PNS, akan dihitung dan diketahui data yang belum punya rumah, termasuk golongan dan lokasi dimana mereka punya. Angka ini akan lebih akurat berapa jumlah kekurangan rumah," katanya.

Selain PNS, ia menyebut kepolisian dan TNI juga sudah memiliki lahan untuk mendukung pengadaan perumahan. "Mereka punya tanah, REI yang membangun," tambahnya.

Oleh karena itu, ia mendorong instansi pemerintah lainnya untuk memiliki "land banking". Faktor lain dalam realisasi penyediaan perumahan, kata dia, yakni dukungan regulasi pemerintah daerah.

"Salah satunya Kota Semarang, yang sudah menyampaikan hambatan perumahan antara lain perizinan, mereka menyatakan akan mempercepat perizinan," katanya. Perizinan tersebut, lanjut dia, berkaitan dengan tata ruang agar tidak terjadi tumpang tindih.

Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah Bidang Humas, Promosi dan Publikasi, Dibya K Hidayat menambahkan, harga tanah tinggi jadi masalah mewujudkan rumah bersubsidi. "Ketersediaan tanah di kota besar sangat sempit sehingga pengembang merasa kesulitan," katanya.

REI, lanjut dia, mendorong pemerintah setempat untuk menyediakan bank tanah. Ketersediaan bank tanah akan meminimalisir kenaikan harga tanah. "Harga akan terus naik sehingga tidak memungkinkan untuk FLPP," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
REI Dukung Pemerintah...
REI Dukung Pemerintah Pulihkan Real Estate
Kementerian Perumahan...
Kementerian Perumahan Mulai Bekerja, REI Ungkap Apa Prioritas Utama
Sunrise Koridor Timur,...
Sunrise Koridor Timur, Rolling Hills Hadirkan Perumahan Karya Arsitek Kelas Dunia
Ketua REI Jabar 2024-2027...
Ketua REI Jabar 2024-2027 Menyadari Tantangan Sektor Real Estate Makin Berat
REI Menjawab Tantangan...
REI Menjawab Tantangan Bangun 3 Juta Rumah
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
54 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved