Banyak Orang Kaya di Indonesia, Sri Mulyani Optimistis Potensi Tax Amnesty Masih Ada

Selasa, 28 Februari 2017 - 19:34 WIB
Banyak Orang Kaya di...
Banyak Orang Kaya di Indonesia, Sri Mulyani Optimistis Potensi Tax Amnesty Masih Ada
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini masih ada potensi yang besar terhadap program pengampunan pajak (tax amnesty), meskipun telah memasuki akhir periode. Terlebih, dengan data yang dikeluarkan Oxfam yang menyatakan bahwa kekayaan empat orang Indonesia setara dengan 100 juta penduduk termiskin di Tanah Air.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, jumlah Wajib Pajak yang terdaftar saat ini mencapai 32,8 juta wajib pajak. Dari jumlah tersebut, yang sudah masuk kategori wajib lapor Surat Pemberitahuan Tahunan mencapai 29,3 juta wajib pajak.

Namun, tercatat hanya 12,6 juta wajib pajak yang melaporkan SPT dan baru 682.222 wajib pajak yang mengikuti tax amnesty. "Masih banyak perusahaan yang dimiliki oleh orang Indonesia. Kemarin Oxfam merilis data ada harta yang sangat besar. Potensinya masih ada," katanya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Dengan melihat potensi tersebut, menteri keuangan ini meminta kepada mereka untuk segera memanfaatkan program pengampunan pajak sebelum jangka waktunya berakhir. Khususnya, bagi mereka yang selama ini tidak patuh pajak.

"Masih ada kesempatan untuk menggunakan tax amnesty. Tax amnesty sukses, ini merupakan hasil karya kita semua agar menjadi negara yang maju dan makmur," imbuh dia.

Dia juga meminta Asosiasi Pengusaha Indonesia untuk mengajak pengusaha Indonesia yang belum mengikuti tax amnesty untuk segera mengikutinya."Saya mohon kepada Apindo, agar mengajak teman-temannya. Terutama yang prominent, yang selama ini tidak bayar pajak," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kesenjangan ekonomi yang semakin melebar di Indonesia mendapatkan peringatan dari Lembaga pembangunan nirlaba asal Inggris yakni Oxfam, lantaran bisa merusak perekonomian nasional. Kondisi kesenjangan ekonomi Indonesia semakin terlihat ketika empat orang terkaya di republik ini memiliki kekayaan setara dengan 100 juta penduduk termiskin di Tanah Air.

Lebarnya kesenjangan ekonomi Indonesia menjadi sorotan Oxfam, yang dijuluki sebagai salah satu negara paling tidak seimbang di dunia. Dimana jumlah miliuner di Indonesia telah meningkat dari hanya satu orang pada tahun 2002 menjadi 20 pada 2016. "Sejak tahun 2000, pertumbuhan ekonomi telah diambil dari Indonesia," begitu tulis Oxfam dalam laporannya.

"Namun, manfaat dari pertumbuhan ekonomi tersebut belum di bagi rata dan jutaan telah dibiarkan hidup di bawah garis kemiskinan, terutama perempuan," sambung laporan itu seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (23/2/2017).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tax Amnesty Jilid II...
Tax Amnesty Jilid II Selesai, 11 Crazy Rich RI Ikut Pengampunan Pajak
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
10 Juta Orang Masuk...
10 Juta Orang Masuk Golongan Bebas Bayar Pajak, Siapakah Dia?
Potong Penjelasan Sri...
Potong Penjelasan Sri Mulyani, Ketua Komisi XI Colek Orang Terkaya RI
Keserakahan Orang Terkaya...
Keserakahan Orang Terkaya Dunia, Raup Rp677.915 Triliun tanpa Kenaikan Pajak
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
1 jam yang lalu
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
2 jam yang lalu
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
2 jam yang lalu
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
3 jam yang lalu
Infografis
2025, Diprediksi akan...
2025, Diprediksi akan Banyak Orang Kaya Mendadak karena Kripto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved