Luhut Dinilai Tidak Tepat Jadi Pimpinan Sidang World Bank dan IMF

Senin, 06 Maret 2017 - 11:40 WIB
Luhut Dinilai Tidak...
Luhut Dinilai Tidak Tepat Jadi Pimpinan Sidang World Bank dan IMF
A A A
JAKARTA - Institute for Development of Economic and Finance (Indef) menilai, penunjukkan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pimpinan sidang dalam pertemuan tahunan (annual meeting) World Bank dan International Monetary Fund (IMF) tidak tepat.

Luhut dinilai tidak memiliki kemampuan di bidang perekonomian dan tidak cocok untuk memimpin pertemuan bidang perekonomian sebesar itu.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengungkapkan, Annual Meeting World Bank-IMF yang digelar pada 2018 adalah pertemuan ekonomi tingkat dunia, yang dihadiri oleh delegasi dari negara-negara di dunia. Oleh karena itu, penunjukkan Luhut sebagai pimpinan sidang sangatlah tidak tepat.

"Ya kalau menurut saya begini, pertama ini kan acara ekonomi dunia, kemudian menteri bidang perekonomian terkait. Tetapi kalau kita lihat posisinya tidak tepat nih untuk Pak Luhut," katanya saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (6/3/2017).

Dia menengarai, keputusan Jokowi untuk menunjuk Luhut sebagai pimpinan sidang World Bank-IMF akibat ketidakpuasan Jokowi terhadap kinerja kementerian di bidang perekonomian. Hal ini terbukti, dalam tiga kali perombakan kabinet (reshuffle), menteri yang berada di pos bidang perekonomian yang paling banyak terdepak dari kabinet.

"Apakah jangan-jangan Pak Jokowi juga merasa kinerja Kementerian bidang Perekonomian kurang begitu bagus dan dilimpahkan ke orang lain. Jadi kalau kami lihat begitu," imbuh dia.

Menurutnya, keputusan Jokowi untuk menunjuk Luhut sebagai pimpinan sidang sangatlah offside. Sebab, Luhut tidak ada hubungannya dengan sektor perekonomian, khususnya fiskal dan moneter.

"Kalau kami lihat ini artinya ada semacam distrust dari pimpinan teratas yaitu Pak Presiden, sehingga offsidenya terlalu jauh kalau Menko bidang Kemaritiman jadi pimpinan sidang pertemuan World Bank dan IMF itu," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi telah menunjuk Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan untuk memimpin pertemuan tahunan IMF dan World Bank Annual Meeting 2018. Dia mengingatkan agar event besar tersebut harus dimanage dengan baik.

“Kemudian di IMF Wold Bank Annual Meeting, itu yang hadir juga kurang lebih 15.000 peserta,” kata Presiden Jokowi dalam pengantarnya pada rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta.

Pada Annual Meeting IMF World Bank, Presiden mengaku sudah memutuskan akan dipegang oleh Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan. “Saya kira keputusan itu yang hari ini perlu saya sampaikan,” terang Presiden.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Program Penjaminan Kredit...
Program Penjaminan Kredit Korporasi Non-UMKM dan Non-BUMN Meluncur Pekan Ini
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
2 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Barang dan Jasa...
Daftar Barang dan Jasa yang Kena dan Tidak Kena PPN 12%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved