Saham Snap Merosot 12%, Terendah sejak IPO

Selasa, 07 Maret 2017 - 12:30 WIB
Saham Snap Merosot 12%,...
Saham Snap Merosot 12%, Terendah sejak IPO
A A A
NEW YORK - Harga saham perusahaan pengelola aplikasi SnapChat yakni Snap Inc (SNAP.N) merosot 12% pada perdagangan kemarin waktu setempat dan ditutup pada level terendah dari tiga sesi sejak melantai di bursa New York Stock Exchange (NYSE) minggu lalu. Snap Inc. menawarkan saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) sebesar USD17 per lembar pada Kamis, 2 Maret 2017 waktu New York.

Nilainya naik hingga USD24,48 atau 44% pada akhir perdagangan. Di hari kedua perdagangan, nilai saham Snap kembali naik 10,6%. Tercatat pada tengah pekan kemarin perusahaan teknologi itu menawarkan 3,4 miliar, namun meski sempat melonjak pada awal debutnya setelah sempat melompat 11% di akhir pekan. Saham Snap di awal pekan justru berbalik arah dan jatuh mencapai 12,25% untuk berakhir pada level USD23,77.

"Hal ini tidak selalu karena ada sesuatu yang salah. Semua ini kemungkinan adanya pergerakan terlalu jauh dan terlalu cepat," ujar Direktur Divisi O'Neil Securities Ken Polcari di New York.

Snap sendiri merupakan induk perusahaan dari Snapchat, yaitu sebuah aplikasi yang populer di kalangan anak muda untuk mengirimkan pesan rahasia. Analis Needham Laura Martin menilai, saham Snap di bawah performa dan dia mengibaratkan sahamnya seperti layaknya membeli tiket lotre. Sebanyak enam analis memberikan rekomendasinya di antaranya empat untuk menjual dan tidak ada yang menyarankan membeli.

Sedangkan dua lainnya cenderung netral, berdasarkan data Thomson Reuters. Vice President Investment Strategy E-Trade Mike Loewengart sebelumnya menghimbau investor untuk menunggu laju saham Snap hingga stabil. Menurut dia, banyak penawaran saham perdana yang butuh waktu dan ruang untuk menyesuaikan menjadi perusahaan terbuka. " Terutama perusahaan sosial media," kata dia.

Belum lagi, Snap sempat dilanda berita negatif. Salah satunya isu mengenai perusahaan yang merugi. Snap kehilangan USD514,6 juta pada 2016 dan USD372,9 di tahun sebelumnya. Solomon justru mengatakan berita negatif tersebut bisa saja membantu IPO Snap. Ia mengatakan dalam pasar IPO terkadang terjadi situasi saat saham yang dinilai bagus justru tidak menguntungkan, begitu juga sebaliknya.

Salah satunya penawaran saham Twitter yang bagus saat IPO. Namun setelahnya, saham tersebut tidak berjalan. Contoh lainnya adalah saham Facebook dan Google yang dinilai tidak menarik namun hingga kini nilai jualnya selalu tinggi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Terangkat...
Wall Street Terangkat Ditopang Saham Paypal dan Nasdaq Hapus Kerugian
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit di Tengah Harapan Ekonomi, Saham Perbankan Melompat
Saham Teknologi Jadi...
Saham Teknologi Jadi Primadona Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Mixed
Saham Penopang Bursa...
Saham Penopang Bursa Saham AS Rontok, Wall Street Anjlok
Berita Terkini
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
17 menit yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
9 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
9 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
10 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
10 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
11 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved