Seleksi Ketat, Pansel Calon DK OJK Rapat hingga Subuh

Senin, 13 Maret 2017 - 16:26 WIB
Seleksi Ketat, Pansel...
Seleksi Ketat, Pansel Calon DK OJK Rapat hingga Subuh
A A A
JAKARTA - Anggota Panitia Seleksi (Pansel) Calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) yang juga pengamat ekonomi Tony Prasetyantono mengungkapkan bahwa seleksi calon DK OJK periode 2017-2022, sangat sulit.

(Baca: 21 Nama Calon DK OJK Diserahkan ke Jokowi )

Kesulitan tersebut didapati dengan anggota pansel yang pernah menggelar rapat hingga pukul 04.30 WIB. Tony juga mengungkapkan bahwa loyalitas tim pansel terhadap seleksi calon DK OJK tak lain untuk mencari yang terbaik dari calon-calon yang telah disetujui Pansel.

"Sangat sulit tentunya proses seleksinya, karena kami pansel dan masyarakat pasti punya ekspektasi yang samma. Ekspektasinya tinggi sekali," kata dia di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (13/3/2017).

Secara teknis, lanjut Tony, kapasitas, eksposure, dan pengalaman, banyak dimiliki semua calon. Namun, setelah dikroscek dengan faktor lain nonteknis, itu munculah nama-nama yang harus dicoret.

Menurutnya, bagian tersulit dalam proses penjaringan. Bahkan, menyadari akan membuat kontrovresial di masyarakat karena beberapa nama mempunyai pengalaman yang baik.

(Baca: Sri Mulyani Gerah Dinilai Dominasi Seleksi Calon DK OJK )

"Tapi, kami juga harus mempertimbangkan sekali aspek nonteknis dalam arti kemampuan teknikal, kroscek juga dengan integritas, mulai ketaatan pajak, SPT, kita kroscek ke dirjen pajak juga, kemudian yang dari kejaksaan, MA, ada yang dari KPK, PPATK, komplit," ungkapnya.

Selain itu, pansel tidak ingin mengorbankan aspek integritas dan tidak mau melakukan tawar menawar atas aspek tersebut karena menurut pansel, integritas adalah aspek yang harganya sangat mahal.

"Aspek itu kita enggak tawar menawar. Bahkan pernah kita last minute kemarin pun kita masih rapat sampai jam 11 malam untuk akhirnya mendapatkan 21 nama ini. Jadi, memang sulit dan ini pekerjaan paling unusual yang pernah saya alami," kata Tony.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
3 menit yang lalu
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
42 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
1 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved