Wall Street Berakhir Mixed Tertekan Sektor Kesehatan
Jum'at, 17 Maret 2017 - 07:46 WIB
Wall Street Berakhir Mixed Tertekan Sektor Kesehatan
A
A
A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin mixed tertekan sektor kesehatan, di mana pelaku pasar menguangkan keuntungan dari salah satu sektor berkinerja terbaik tahun ini.
Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (17/3/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average turun 15,55 poin atau 0,07% ke level 20.934,55, Indeks S & P 500 kehilangan 3,88 poin atau 0,16% ke level 2.381,38 dan Nasdaq Composite menguat 0,71 poin atau 0,01% ke level 5.900,76.
Bursa saham AS kemarin tertekan oleh saham kesehatan sebagai pedagang menguangkan keuntungan dari salah satu sektor berkinerja terbaik tahun ini. Proposal anggaran Presiden Donald Trump mengisyaratkan biaya peraturan yang lebih tinggi untuk sektor ini dan memotong dana federal untuk penelitian medis meskipun masih jauh darivkenyataan, mereka memberi pedagang alasan untuk menjual.
Sektor kesehatan di Indeks S & P 500 turun 0,9%. Sektor keuangan mengungguli dalam rebound setelah sektor tersebut menjadi pemain terburuk pada Rabu dan sebagai patokan catatan yield AS Treasury naik, sementara utilitas melemah.
Saham Biogen (BIIB.O) terbebani S & P 500, jatuh 4,7% menjadi USD278,96 setelah dua broker menurunkan peringkat saham. "Kesehatan sedang terseret oleh peralatan dan perlengkapan, bioteknologi, alat-alat dan jasa. Sektor-sektor ini sebenarnya telah dilakukan cukup baik tahun ke tahun. Jadi ini hanya kecepatan kecil," kata Brian Jacobsen, kepala strategi portofolio di Wells Fargo Manajemen Dana di Menomonee Falls, Wisconsin.
"Ada dorongan dan tarikan dengan saham-saham sebagai teaksi Presiden yang telah berjanji untuk mempercepat (obat dan perangkat) proses persetujuan, tapi sekarang dia mengusulkan untuk memotong anggaran dari FDA, yang bisa membuat sulit untuk mendapatkan persetujuan dipercepat," imbuhnya.
Saham Oracle (ORCL.N) melonjak ke rekor tinggi di level USD46,99 sebelum ditutup naik 6,2% pada level USD45,73, setelah membukukan laba kuartalan lebih baik dari perkiraan.
Saham Tyson Foods (TSN.N) tergelincir 1,7% menjadi USD62,00 di tengah berita bahwa bentuk flu burung yang sangat mematikan bagi unggas telah terinfeksi sebuah peternakan kedua yang memasok Tyson.
Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (17/3/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average turun 15,55 poin atau 0,07% ke level 20.934,55, Indeks S & P 500 kehilangan 3,88 poin atau 0,16% ke level 2.381,38 dan Nasdaq Composite menguat 0,71 poin atau 0,01% ke level 5.900,76.
Bursa saham AS kemarin tertekan oleh saham kesehatan sebagai pedagang menguangkan keuntungan dari salah satu sektor berkinerja terbaik tahun ini. Proposal anggaran Presiden Donald Trump mengisyaratkan biaya peraturan yang lebih tinggi untuk sektor ini dan memotong dana federal untuk penelitian medis meskipun masih jauh darivkenyataan, mereka memberi pedagang alasan untuk menjual.
Sektor kesehatan di Indeks S & P 500 turun 0,9%. Sektor keuangan mengungguli dalam rebound setelah sektor tersebut menjadi pemain terburuk pada Rabu dan sebagai patokan catatan yield AS Treasury naik, sementara utilitas melemah.
Saham Biogen (BIIB.O) terbebani S & P 500, jatuh 4,7% menjadi USD278,96 setelah dua broker menurunkan peringkat saham. "Kesehatan sedang terseret oleh peralatan dan perlengkapan, bioteknologi, alat-alat dan jasa. Sektor-sektor ini sebenarnya telah dilakukan cukup baik tahun ke tahun. Jadi ini hanya kecepatan kecil," kata Brian Jacobsen, kepala strategi portofolio di Wells Fargo Manajemen Dana di Menomonee Falls, Wisconsin.
"Ada dorongan dan tarikan dengan saham-saham sebagai teaksi Presiden yang telah berjanji untuk mempercepat (obat dan perangkat) proses persetujuan, tapi sekarang dia mengusulkan untuk memotong anggaran dari FDA, yang bisa membuat sulit untuk mendapatkan persetujuan dipercepat," imbuhnya.
Saham Oracle (ORCL.N) melonjak ke rekor tinggi di level USD46,99 sebelum ditutup naik 6,2% pada level USD45,73, setelah membukukan laba kuartalan lebih baik dari perkiraan.
Saham Tyson Foods (TSN.N) tergelincir 1,7% menjadi USD62,00 di tengah berita bahwa bentuk flu burung yang sangat mematikan bagi unggas telah terinfeksi sebuah peternakan kedua yang memasok Tyson.
(izz)
Lihat Juga :