Darmin Lemas Ditanya Kesiapan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 15

Kamis, 23 Maret 2017 - 14:32 WIB
Darmin Lemas Ditanya...
Darmin Lemas Ditanya Kesiapan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 15
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana menerbitkan paket kebijakan ekonomi jilid 15 pada bulan ini. Isinya membahas kebijakan di sektor logistik. Paket kebijakan anyar ini pada pekan ini dijadwalkan dipaparkan ke Presiden Joko Widodo.

Hanya saja, banyak poin dari kebijakan itu yang belum siap dan implementasinya masih belum jelas. Hal tersebut diakui oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution.

"Haduh, kalau ditanya itu (paket kebijakan ekonomi jilid 15), aku rada lemas soal itu," kata Darmin di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (23/3/2017).

Darmin menjelaskan bahwa beberapa poin penting dalam ketentuan kebijakannya belum siap 100%. Maka, untuk menghindari pembatalan rilis paket kebijakan tersebut, lebih baik dimatangkan, baru kemudian diberikan ke Presiden Jokowi.

"Kita sudah bikin skema dan penjelasannya. Tapi begitu saya cek, saya tanya, ini sudah belum, ternyata belum. Eh ternyata pas saya cek semua, banyak juga yang belum siap," katanya.

Darmin mengakui, poin-poin yang harus dicek lagi ada sebanyak 16-17 poin aturan. Sampai saat ini, baru sebagian saja yang sudah selesai. "Ya saya bilang enggak mau kalau belum selesai. Ya seminggu lagi lah mungkin siapnya," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Kolaborasi Penguatan...
Kolaborasi Penguatan Kearifan Lokal Demi Tingkatkan Nilai Ekonomi Kreatif
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Sri Mulyani Ramal Ekonomi...
Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Minus, Luhut: Lebih Baik di Antara Emerging Market
Berita Terkini
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
58 menit yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
1 jam yang lalu
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
1 jam yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
2 jam yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
2 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved