Kolaborasi Penguatan Kearifan Lokal Demi Tingkatkan Nilai Ekonomi Kreatif

Rabu, 27 Mei 2020 - 11:57 WIB
loading...
Kolaborasi Penguatan...
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) mendorong penguatan hak kekayaan intelektual (HKI) untuk meningkatkan nilai tambah di sektor ekonomi kreatif dan ekonomi digital. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) mendorong penguatan hak kekayaan intelektual (HKI) untuk meningkatkan nilai tambah di sektor ekonomi kreatif dan ekonomi digital. Adapun kekayaan intelektual dimaksud adalah yang bersifat komunal.

“Membangun ekosistem inovasi parekraf dapat dilakukan dengan mendorong koordinasi kolaborasi dan kemitraan multi pihak untuk percepatan dan penyederhanaan tata kelola Kekayaan Intelektual (KI) dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” kata Staf Ahli Menteri Bidang Sosio-Antropologi Kemenkomarves, Tukul Rameyo Adi, di Jakarta.

Kolaborasi tersebut yaitu membangun pusat data KIK yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM dan menyinergikan dengan yang dilakukan oleh beberapa kementerian, universitas serta lembaga penelitian melalui program Knowledge Management System (KMS). “Sinergi untuk meningkatkan daya saing dan mempertajam inovasi,” ujar Rameyo.

Rameyo menjelaskan, kekayaan intelektual komunal (KIK) berkaitan erat dengan budaya lokal. Bentuk berupa pengetahuan tradisi dan kearifan lokal. Kedua unsur itu telah dicanangkan sebagai modal sosial budaya bagi pembangunan nasional jangka menengah 2020-2024.

Dalam dokumen RPJMN 2020-2024, Kekayaan Intelektual (KI) bidang ekonomi kreatif didukung paling tidak dua strategi atau program prioritas. Pertama, peningkatan ekonomi kreatif dan ekonomi digital. Kedua, penguatan budaya literasi, inovasi dan kreativitas, serta terkait dengan Kebijakan Kelautan Indonesia pilar VI tentang Pembangunan Budaya Bahari.

Berdasarkan pada Program Prioritas Penyediaan Insentif Penerapan dan Komersialisasi HKI, terdapat tiga kegiatan dengan indikator sasaran dan target. Pertama, pelaku ekonomi kreatif yang mendapat fasilitasi konsultasi HKI dengan target akumulatif 23.850 orang selama 5 tahun.

“Kedua, produk atau jasa ekonomi kreatif yang didaftarkan HKI dengan target akumulatif 12.800 produk/jasa selama 5 tahun. Terakhir, pelaku atau usaha kreatif yang difasilitasi komersialisasi HKI dengan target akumulatif 1025 orang/usaha selama 5 tahun,” imbuh dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
MNC Bank Borong 5 Penghargaan...
MNC Bank Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Rekomendasi
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Berita Terkini
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved