Jokowi Dinilai Tepat Tolak Hentikan Operasi Semen Rembang

Selasa, 28 Maret 2017 - 13:17 WIB
Jokowi Dinilai Tepat...
Jokowi Dinilai Tepat Tolak Hentikan Operasi Semen Rembang
A A A
JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menolak mencabut izin lingkungan dan menghentikan operasional pabrik PT Semen Indonesia di Rembang (semen Rembang), Jawa Tengah, dianggap sebagai sikap yang tepat.

Hal itu disampaikan pengamat BUMN M Said Didu. Menurutnya, keputusan dan tindakan seperti yang diambil Presiden Jokowi dibutuhkan negeri ini, sebab mengedepankan kondisi obyektif Semen Rembang.

Said menilai, Jokowi menyadari fakta hukum di balik keputusan untuk Semen Rembang sehingga berani bersikap seperti itu. Dia mengatakan, tidak ada keputusan MA yang memerintahkan penutupan pabrik Semen Rembang.

"Pemerintah Indonesia sudah benar. Pak Jokowi juga mematuhi hukum. Sikap seperti itu yang diperlukan negeri kita," ujar Said di Jakarta, Selasa (28/3/2017).

Dia menjelaskan, pemerintah Indonesia, khususnya Jokowi telah mengacu kepada keputusan kelayakan dua belas pakar terkait penambangan, lingkungan dan sisi hukum Semen Rembang.

"Pemerintah Indonesia berarti memperhatikan hasil keputusan para pakar yang sebelumnya menguji kelayakan lingkungan dan hukum untuk Semen Rembang. Amat jelas rekomendasi para pakar kalau Semen Rembang bisa beroperasi," tuturnya.

Sementara mengenai kisruh yang terjadi pada Semen Rembang, dia mengimbau agar seluruh pihak berpikir dan bersikap obyektif. Secara jelas dinyatakan dalam putusan MA bahwa tidak ada perintah penutupan pabrik.

"Kita semua harus melihat fakta riilnya. Seolah-olah putusan MA itu memerintahkan pabrik ditutup dan dihentikan, padahal kan tidak ada perintah tersebut. Kenapa tuntutannya jadi berlebihan?" kata Said.

Putusan MA tanggal 5 Oktober 2016 yang memutuskan pembatalan dan pencabutan izin lingkungan Semen Rembang sebelumnya, telah dipatuhi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihadiri Direksi SIG,...
Dihadiri Direksi SIG, Tudang Sipulung PT Semen Tonasa Berlangsung Semarak
Ini Inovasi Mitra Binaan...
Ini Inovasi Mitra Binaan SIG Guna Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
Pendapatan Tergerus,...
Pendapatan Tergerus, Laba Semen Indonesia Naik Tipis jadi Rp450 M
SIG Kenalkan Metode...
SIG Kenalkan Metode Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022
Mampu Tumbuh saat Pandemi,...
Mampu Tumbuh saat Pandemi, Bos SIG Diganjar Penghargaan Best CEO
Januari-September 2020,...
Januari-September 2020, SIG Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
23 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
4 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved