Wall Street Menguat Berkat Naiknya Indeks Kepercayaan Konsumen

Rabu, 29 Maret 2017 - 07:16 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Berkat Naiknya Indeks Kepercayaan Konsumen
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Selasa (28/3) waktu AS, setelah investor melihat naiknya indeks kepercayaan konsumen di bulan Maret.

Melansir dari CNBC, Rabu (29/3/2017), data kepercayaan konsumen melonjak pada bulan ini menjadi 125,6, naik dari posisi Februari kemarin di angka 116,1. “Ekonomi AS itu 70 persen berbasis konsumen, sehingga angka-angka ini penting,” kata Kim Forrest, analis saham di Fort Pitt Capital.

Menguatnya angka indeks kepercayaan konsumen membuat Wall Street berhasil rebound setelah hampir delapan hari terkunci. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melesat 150,52 poin atau 0,73% menjadi 20.701,50, dengan saham Apple memimpin penguatan. Sedangkan saham consumer goods Johnson & Johnson mengalami tekanan.

Indeks S & P 500 naik 16,98 poin atau 0,73% menjadi 2.358,57, dengan sektor saham keuangan memimpin penguatan. Indeks Nasdaq menguat 34,77 poin atau 0,60% ke level 5.875,14.

Investor pun kini terus mengalihkan pandangan ke Washington, terutama terkait usulan kunci Presiden Donald Trump soal reformasi pajak, deregulasi pemerintah. Pasalnya, penolakan Kongres yang dimotori oleh Partai Demokrat untuk menggagalkan layanan kesehatan dari Trump menggantikan Obamacare, bisa menyulitkan pemulihan ekonomi AS.

Penolakan layanan kesehatan dari Trump ini membuat investor gelisah apakah agenda ekonomi Trump akan mampu bergerak maju. Namun, Kepala Strategi Pasar di ConvergEx, Nicholas Colas mengatakan agenda ekonomi Presiden sangat penting dan menentukan. “Suka atau tidak, Presiden Donald Trump merupakan iterasi terbaru yang datang untuk memulihkan perekonomian,” ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
20 menit yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
10 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
10 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
10 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
11 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
11 jam yang lalu
Infografis
Kemendag Terima 3.692...
Kemendag Terima 3.692 Aduan Konsumen, 86,1% Sektor E-Commerce
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved