Federasi Pemilik Kapal ASEAN Akui INSA Pimpinan Carmelita Hartoto

Sabtu, 01 April 2017 - 00:11 WIB
Federasi Pemilik Kapal...
Federasi Pemilik Kapal ASEAN Akui INSA Pimpinan Carmelita Hartoto
A A A
JAKARTA - Federation of ASEAN Shipowners’ Association (FASA) mengakui Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) pimpinan Carmelita Hartoto. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan delegasi FASA dengan pengurus DPP INSA di kantor DPP INSA, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto mengatakan, FASA merupakan organisasi perusahaan pelayaran ASEAN yang cukup disegani dengan anggota yang berasal dari negara-negara Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Filipina, Singapore, Thailand, Vietnam.

"INSA atau nama bahasa Indonesia Persatuan Pengusaha Pelayaran Nasional Indonesia, memiliki sejarah panjang sebagai anggota FASA. Sejak aktif sebagai anggota FASA, kantor sekretariat INSA selalu berlokasi di Jl. Tanah Abang III No. 10, Jakarta Pusat," tegasnya di Jakarta, Jumat (31/3).

Saat ini INSA memiliki sebanyak 800 anggota yang terdiri dari perusahaan pelayaran nasional dengan didukung 37 DPC di seluruh Indonesia. Dalam kegiatannya, INSA juga aktif dalam mendorong perkembangan industri maritim nasional bersama pemerintah.

“Kami sangat mengapresiasi pengakuan FASA atas INSA, Pengakuan tersebut dibuktikan dengan perwakilan delegasi FASA ke Indonesia melalui kegiatan seminar pelayaran," ungkapnya.

Terkait kasus hukum INSA yang sedang berjalan, Alfin Sulaiman, S.H.,M.H., dari kantor hukum Sulaiman & Herling Attorneys at Law selaku Kuasa Hukum DPP INSA, menerangkan saat ini terdapat dua kasus hukum yang berjalan. Pertama, kasus di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta yang sudah diputus sebagaimana Putusan No. 66/G/2016/PTUN-Jakarta tertanggal 23 Agustus 2016 (“Putusan TUN 66”).

"Putusan ini yang menyebutkan DPP INSA menggugat Kemenkumham RI untuk membatalkan Surat Keputusan Perkumpulan INSA yang diajukan oleh Johnson W Sutjipto," ujar dia.

Saat ini Putusan TUN 66 tersebut sedang dalam proses kasasi, namun upaya kasasi tersebut, ungkap Alfin, tidak menghalangi pelaksaan penundaan pelaksanaan SK Perkumpulan INSA yang diajukan oleh Johnson.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terjepit, Sektor Pelayaran...
Terjepit, Sektor Pelayaran Butuh Stimulus Cepat dan Tepat
DPP INSA Minta Pemerintah...
DPP INSA Minta Pemerintah Tinjau Nasib Kapal Roro
Industri Pelayaran Optimistis...
Industri Pelayaran Optimistis Dongkrak Kinerja di 2022
Jadi Anggota Dewan IMO,...
Jadi Anggota Dewan IMO, Indonesia Angkat 3 Isu Maritim
INSA Sebut Tantangan...
INSA Sebut Tantangan Pelayaran Makin Kompleks di 2021
INSA Dukung Larangan...
INSA Dukung Larangan Mudik dengan Batasi Pelayaran
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
1 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
2 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
5 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
5 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
6 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
6 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved