SKK Migas Sebut Skema Cost Recovery Lebih Adil

Sabtu, 08 April 2017 - 19:33 WIB
SKK Migas Sebut Skema...
SKK Migas Sebut Skema Cost Recovery Lebih Adil
A A A
ANYER - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi(SKK Migas) mengungkapkan skema bagi hasil gross split jauh lebih adil dibanding skema bagi hasil Production Sharing Contract (PSC). Pasalnya, besaran bagi hasil ditentukan dengan proses yang sesuai dengan tingkat kesulitan proses eksplorasi.

Sekretaris SKK Migas Budi Agustyono mencontohkan, jika wilayah kerja migas berada di offshore atau di laut dalam maka bagi hasil untuk kontraktor akan jauh lebih besar. Tak hanya itu, jika tingkat komponen dalam negeri (TKDN) besar maka bagi hasil yang didapat juga akan semakin besar.

"Ini sebenarnya fair (gross split). Kalau kontraktor melakukan di tempat yang susah, misal di offshore atau di IDD, sharenya kontraktor lebih tinggi," katanya dalam acara Media Gathering SKK Migas di Hotel Aston Anyer, Banten, Sabtu (8/4/2017).

Tak hanya itu, sambung dia, kedualatan negara dalam mengawasi perusahaan migas tak hilang meskipun menggunakan skema gross split. Kontraktor pun tak bisa seenaknya menggunakan tenaga kerja dari negara asalnya.

"Misalnya dengan TKDN, tenaga kerja, perpajakan yang ada jadi tidak semena-mena, dia pakai tenaga ketja dari negara asal. Sama saja, hanya generasi PSC setelah gross bukan setelah cost recovery. Jadi ini lebih fair dan negara lebih fair juga dengan harga maunya naik tetap menikmati, tidak semata-mata membayar cost yang ada sehingga memacu investor untuk lebih giat," imbuh dia.

Sebagai lembaga pelaksana, Budi mengaku menerima dan akan melaksanakan apapun yang telah diputuskan pemerintah. "SKK Migas sebagai pelaksana apapun keputusan pemerintah, kita laksanakan. Tentunya concern dari gross split tidak seperti yang dilihat tapi kedaulatan negara dalam mengawasi perusahaan migas ini tetap ada di pemerintah sehingga bukan berarti dengan gross split menjadi lose," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengganti SKK Migas,...
Pengganti SKK Migas, BUMN dan Lembaga Khusus Bisa Kelola Migas
SKK Migas Patok Dana...
SKK Migas Patok Dana Investasi 12,3 Miliar Dolar AS di 2021
SKK Migas Ungkap Penyebab...
SKK Migas Ungkap Penyebab Produksi dan Lifting Migas Belum Capai Target
Indonesia Punya 128...
Indonesia Punya 128 Cekungan Minyak dan Gas, Tapi Baru 20 yang Tokcer
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
Investasi Migas Turun,...
Investasi Migas Turun, Investor Masih Tunggu Status SKK Migas
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
52 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
1 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
4 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
4 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved