Wall Street Jatuh untuk Hari Ketiga Berturut-turut

Jum'at, 14 April 2017 - 10:03 WIB
Wall Street Jatuh untuk...
Wall Street Jatuh untuk Hari Ketiga Berturut-turut
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup jatuh untuk hari ketiga beruturut-turut, karena para investor menimbang laporan pendapatan dari bank-bank Amerika Serikat (AS) yang besar dan ketegangan geopolitik. Sementara sektor teknologi jatuh untuk sesi kesepuluh berturut-turut.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/4/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average turun 138,61 poin atau 0,67% ke level 20.453,25, Indeks S&P 500 kehilangan 15,98 poin atau 0,68% ke level 2.328,95 dan Nasdaq Composite turun 31,01 poin atau 0,53% ke level 5.805,15.

Saham Wells Fargo (WFC.N) turun 3,3% merobohkan Indeks S&P 500, setelah bank melaporkan penurunan pendapatan hipotek. Saham Berkshire Hathaway (BRKa.N) juga memotong sahamnya di bank.

Saham JPMorgan (JPM.N) turun 1,2% dan saham Citigroup (C.N) tergelincir 0,8%, bahkan perusahaan-perusahaan melaporkan laba kuartalan lebih baik dari perkiraan. Bank mengungkapkan lebih banyak bukti perlambatan pertumbuhan kredit dalam laporan mereka.

Sektor perbankan di Indeks S&P 500 ditutup pada titik terendah sejak awal Desember. Investor telah mencari aset safe haven sepanjang pekan karena adanya ketegangan geopolitik di Suriah dan Korea Utara. Berita dari bom besar-besaran yang dijatuhkan AS di Afghanistan timur pada Kamis menambah ketidakpastian.

Kate Warne, strategi investasi utama di Edward Jones di St Louis mengatakan, penurunan imbal hasil obligasi memberikan tekanan pada saham menjelang liburan akhir pekan di AS.

"Apa yang kita lihat adalah investor dari seluruh dunia menempatkan lebih banyak uang di AS Treasuries, karena kekhawatiran geopolitik," kata Warne.

Sektor keuangan Indeks S&P 500 turun 1,3% atau penurunan lima hari. Sektor energi menjadi kelompok berkinerja terburuk karena jatuh 1,8% dan sektor teknologi turun 0,4% menandai kekalahan beruntun terpanjang sejak Mei 2012.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
35 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
58 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
2 jam yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
2 jam yang lalu
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
2 jam yang lalu
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved