Nilai Ekspor CPO Melebihi Migas dan Batu Bara

Selasa, 18 April 2017 - 04:14 WIB
Nilai Ekspor CPO Melebihi...
Nilai Ekspor CPO Melebihi Migas dan Batu Bara
A A A
SURABAYA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, nilai ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya menjadi penyumbang devisa terbesar, melebihi ekspor migas dan batu bara. Nilai ekspor minyak sawit mentah dan produk turunannya mencapai USD19,6 miliar.

Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto mengatakan, kelapa sawit merupakan salah satu komoditas yang mempunyai keunggulan tinggi dan berdaya saing. "Harus disadari bahwa ini suatu potensi yang harus dirawat. CPO mempunyai multiplayer efek terkait ekonomi, pemerataan usaha, dan juga ke petani," ujarnya di Surabaya, Jawa Timur.

Terkait hal tersebut, Kemenperin mendorong hilirisasi industri kelapa sawit. Berdasarkan data Kemenperin, luas lahan kelapa sawit sampai dengan Maret 2017 mencapai 11,9 juta hektar (ha) di mana 53% dikuasai oleh swasta, 40% dikuasai rakyat, dan 7% dikuasai oleh BUMN.

Produksi CPO pada tahun 2016 mencapai 33,5 juta ton. Sementara ekspor produk sawit dan turunannya tahun 2016 senilai USD19,6 miliar di mana 70% produk olahan (food, non food, chemical, biodiesel) dan sisanya 30% bahan baku (produk hulu CPO/CPKO).

Kontribusi kelapa sawit terhadap pajak sebesar Rp27,42 triliun atau 2,23% dari pajak nasional. Selain itu, sektor industri kelapa sawit menyerap tenaga kerja dari hulu hingga hilir lebih dari 21,2 juta orang.

Panggah melanjutkan, penyebaran dari hulu kebun kelapa sawit terbesar di Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan sedikit di Papua. Sementara industri pengolahan kelapa sawit tersebar juga di Pulau Jawa seperti sentra-sentra pengolahan besar seperti di Gresik dan Banten.

"Tahun 2015, terdapat 154 jenis produk hilir dari kelapa sawit. Konsumsi domestik meningkat sejalan dengan kemajuan PDB yang meningkat. Kita harapkan ekspor juga bisa terus meningkat seiring dengan penambahan kapasitas," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Ramalan 2022: Produksi...
Ramalan 2022: Produksi Minyak Sawit Indonesia dan Malaysia Bakal Meningkat
Indonesia Jadi Faktor...
Indonesia Jadi Faktor Penentu Pembentukan Harga CPO Dunia
Menperin Dukung Peningkatan...
Menperin Dukung Peningkatan Pendidikan Vokasi Industri
Ekspor CPO Dibuka Kembali,...
Ekspor CPO Dibuka Kembali, Petani Sawit Minta Konsistensi Kementerian Terkait
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
44 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
59 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved