Wall Street Jatuh Terimbas Laporan Keuangan Goldman Sachs

Rabu, 19 April 2017 - 09:31 WIB
Wall Street Jatuh Terimbas...
Wall Street Jatuh Terimbas Laporan Keuangan Goldman Sachs
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin jatuh setelah Goldman Sachs terkejut dengan hasil kuartalan yang melemah. Investor juga tetap waspada di tengah ketegangan Amerika Serikat-Korea Utara dan waktu pemilihan presiden Prancis yang semakin dekat.

Seperti dikutip dari CNBC, Rabu (19/4/2017), Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 113,64 poin atau 0,55% ke level 20.523,28, dengan saham Goldman Sachs yang turun.

Indeks S&P 500 juga turun 6,82 poin atau 0,29% ke level 2.342,19, dengan enam sektor yang lebih rendah. Sementara, Indeks Nasdaq melemah 7,32 poin atau 0,12% menjadi 5.849,47.

Saham yang turun adalah selangkah lebih maju dari yang menguat di New York Stock Exchange, dengan volume pertukaran mencapai 762.430.000 dan volume komposit sebesar 3.262.000.000.

Indeks Volatilitas CBOE (VIX), secara luas dianggap sebagai ukuran terbaik. "Kami selalu mengatakan pasar bergerak pada pendapatan dan harapan pendapatan," kata Jeff Carbone, managing partner dari Cornerstone Keuangan Mitra.

"Kami mendapatkan hasil yang beragam di bagian awal dari musim laporan pendapatan. Laba diharapkan menjadi sangat baik dan sekarang kita mengambil bagian keluar dari itu," imbuhnya.

Goldman Sachs melaporkan hasil kuartal pertama lebih lemah dari perkiraan, dengan pendapatan perdagangan analis yang mengecewakan. "Saya sedikit terkejut bahwa mereka kehilangan karena pasar melakukannya dengan baik pada kuartal pertama," kata Bruce Bittles, kepala strategi investasi di Baird.

Indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average masing-masing naik 5,53% dan 4,56% pada kuartal terakhir. Kuartal terakhir menandai pertama kalinya sejak 2015 bahwa laba per saham Goldman terjawab ekspektasi analis dan pertama kalinya sejak kuartal pertama tahun lalu bahwa penjualan datang di bawah perkiraan.

Johnson & Johnson juga melaporkan hasil kuartalan mixed yang membuat sahamnya jatuh lebih dari 3%. Perusahaan Video streaming Netflix membukukan laba yang lebih baik dari yang diperkirakan.

Sementara itu, Bank of America melaporkan hasil kuartal pertama yang kuat dengan hampir setiap metrik pertemuan tunggal atau melampaui ekspektasi analis. "Saya pikir pasar ini terjebak dalam kisaran dan saya masih berpikir ada beberapa urusan yang belum selesai untuk sisi negatifnya," kata Baird Bittles.

Investor juga tetap berhati-hati karena ketegangan AS-Korea Utara yang masih berlanjut. Wakil Presiden Mike Pence meyakinkan Jepang komitmen Amerika untuk mengekang nuklir dan rudal ambisi Korea Utara, setelah memperingatkan bahwa AS di Suriah dan Afghanistan menunjukkan kekuatan tekad.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
4 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
5 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
5 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
5 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
25 Drone Kamikaze yang...
25 Drone Kamikaze yang Dioperasikan India Ditembak Jatuh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved