Pemerintah Akan Negosiasikan Industri Sawit dengan Uni Eropa

Rabu, 19 April 2017 - 17:03 WIB
Pemerintah Akan Negosiasikan...
Pemerintah Akan Negosiasikan Industri Sawit dengan Uni Eropa
A A A
JAKARTA - Uni Eropa sampai saat ini masih terus berusaha melarang sawit Indonesia untuk beredar di wilayahnya. Hal ini membuat pemerintah Indonesia turun tangan dengan niatan ingin melakukan negosiasi dengan parlemen Uni Eropa.

Beberapa negara maju di Eropa akan dijajaki oleh pemerintah Indonesia terkait resolusi pemboikotan sawit Indonesia yang akan diekspor ke sana.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, langkah negosiasi yang digagas pemerintah Indonesia ini diharapkan bisa berujung pada keadilan ekspor kelapa sawit.

"Untuk negosiasi dengan Eropa, saya pikir langkah ini baik ya. Mudah-mudahan akan bantu kita, dan kita harapkan begitu, karena CPO atau kelapa sawit ini juga akan menjadi komoditas ekspor utama kita ke depannya," kata dia kepada SINDOnews, Jakarta, Rabu (19/4/2017).

Kemudian yang harus diwaspadai juga konsen dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ada kaitannya dengan proteksionisme perdagangan di negaranya yang akan membawa dampak juga ke trade balance di Asia Pasifik. Padahal selama ini, kualitas CPO Indonesia adalah yang paling bagus.

"Kalau kita lihat kualitas CPO kita lebih bagus dari Malaysia ya, jadi lebih bisa bersaing di internasional," imbuhnya.

Namun, Josua memandang perlu adanya langkah pemerintah untuk memikirkan mengenai ekspor produk turunan atau olahan dari kelapa sawit. Selama ini, yang diekspor masih dalam bentuk mentah. Jika hasil olahannya bisa dijual, maka akan memberikan nilai tambah positif.

Misalnya produk olahan atau turunannya, bisa memberikan nilai tambah. Makan, reindustrialisasi ini menjadi sangat penting untuk mendorong ekspor ke depannya. Dahulu pernah disounding pemerintah bahwa reindustrialisasi menjadi sangat penting.

"Karena itu yang saya pikir akan jadi nilai tambah untuk produk ekspor kita. Apalagi dengan kondisi perdagangan internasional yang semakin proteksionis, saya pikir ini akan menjadikan produk ekspor kita akan lebih bisa diterima di globalnya," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komitmen YIDH Dukung...
Komitmen YIDH Dukung Pelaksanaan Peta Jalan Menuju Sawit Berkelanjutan di Aceh
Sejumlah Masalah yang...
Sejumlah Masalah yang Bikin Pengusaha Sawit dan Masyarakat Tidak Akur
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Pengolahan yang Baik...
Pengolahan yang Baik Jadikan Limbah Cair Pabrik Sawit Bernilai Ekonomi Tinggi
Aspekpir Kolaborasi...
Aspekpir Kolaborasi Buat Film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit
Wujudkan Perkebunan...
Wujudkan Perkebunan Berkelanjutan, SPKS Dorong Kemitraan Usaha dengan Petani
Berita Terkini
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
1 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
4 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
4 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
5 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
7 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved