Laba Bersih Kuartal I 2017 Astra Rp5,08 Triliun
Kamis, 20 April 2017 - 12:50 WIB
Laba Bersih Kuartal I 2017 Astra Rp5,08 Triliun
A
A
A
JAKARTA - PT Astra International Tbk (ASII) mencatat peningkatan laba bersih konsolidasi Grup pada kuartal I 2017 yang meningkat 63%. Laba bersih Astra di tiga bulan awal 2017 mencapai Rp5,087 triliun, lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,11 triliun.
"Sebagian besar bisnis Grup Astra memiliki kinerja yang baik pada kuartal pertama tahun 2017," ujar Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Kamis (20/4/2017).
Ke depan, kata Prijono, Grup Astra berharap mendapatkan manfaat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan, didukung oleh harga komoditas yang lebih tinggi, walaupun bisnis otomotif diperkirakan menghadapi persaingan harga yang lebih kompetitif.
Adapun pendapatan bersih konsolidasi Grup Astra meningkat 16% menjadi Rp48,8 triliun, seiring dengan peningkatan kontribusi pendapatan dari sebagian besar segmen bisnisnya. Sementara nilai aset bersih per saham Grup, tercatat sebesar Rp2.889 pada 31 Maret 2017, meningkat 4% dibandingkan dengan posisi akhir 2016.
Nilai kas bersih, di luar Grup jasa keuangan, mencapai Rp131 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan nilai kas bersih pada akhir 2016 sebesar Rp6,2 triliun, terutama disebabkan oleh investasi jalan tol dan pembangkit listrik yang dilakukan pada kuartal pertama 2017.
Anak perusahaan Grup segmen jasa keuangan mencatat utang bersih sebesar Rp46,4 triliun, dibandingkan dengan Rp47,7 triliun pada akhir tahun 2016.
"Sebagian besar bisnis Grup Astra memiliki kinerja yang baik pada kuartal pertama tahun 2017," ujar Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Kamis (20/4/2017).
Ke depan, kata Prijono, Grup Astra berharap mendapatkan manfaat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan, didukung oleh harga komoditas yang lebih tinggi, walaupun bisnis otomotif diperkirakan menghadapi persaingan harga yang lebih kompetitif.
Adapun pendapatan bersih konsolidasi Grup Astra meningkat 16% menjadi Rp48,8 triliun, seiring dengan peningkatan kontribusi pendapatan dari sebagian besar segmen bisnisnya. Sementara nilai aset bersih per saham Grup, tercatat sebesar Rp2.889 pada 31 Maret 2017, meningkat 4% dibandingkan dengan posisi akhir 2016.
Nilai kas bersih, di luar Grup jasa keuangan, mencapai Rp131 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan nilai kas bersih pada akhir 2016 sebesar Rp6,2 triliun, terutama disebabkan oleh investasi jalan tol dan pembangkit listrik yang dilakukan pada kuartal pertama 2017.
Anak perusahaan Grup segmen jasa keuangan mencatat utang bersih sebesar Rp46,4 triliun, dibandingkan dengan Rp47,7 triliun pada akhir tahun 2016.
(ven)
Lihat Juga :