Sinergi Regional Kunci Reformasi Ekonomi Negara

Sabtu, 29 April 2017 - 00:04 WIB
Sinergi Regional Kunci...
Sinergi Regional Kunci Reformasi Ekonomi Negara
A A A
JAKARTA - Sinergi regional merupakan salah satu kunci reformasi dan resiliensi ekonomi negara-negara ASEAN. Demikian mengemuka dalam seminar Global Economic Outlook in ASEAN Perspective yang diselenggarakan Jumat (28/04) di Bank Indonesia, Jakarta.

“Secara regional, ASEAN muncul sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia. Pencapaian positif ini dapat terwujud berkat keeratan dan sinergi antarnegara di kawasan, sejalan dengan semakin kuatnya agenda integrasi ekonomi ASEAN,” demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo dalam siaran pers di Jakarta.

Selanjutnya, Agus menyampaikan bahwa dalam menghadapi tantangan global saat ini, kerja sama antarnegara ASEAN perlu semakin diperkuat.

Menurut dia, integrasi ekonomi dan keuangan ASEAN, seperti tertuang dalam Komunitas Ekonomi ASEAN, terus berfokus kepada tiga pilar, yaitu integrasi keuangan, keuangan inklusif dan stabilitas keuangan.

Dengan agenda Komunitas Ekonomi ASEAN yang terus berjalan, ASEAN akan mampu mengambil peranan lebih besar lagi di ekonomi global.

Seminar yang dipandu oleh mantan Menteri Keuangan Chatib Basri ini dihadiri oleh beberapa tokoh ekonomi terkemuka, baik dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu pembicara adalah Maurice Obstfeld, Penasihat Ekonomi dan Direktur Departemen Penelitian IMF. Seminar dihadiri pula beberapa deputi gubernur dan pejabat dari negara-negara ASEAN, yaitu Perry Warjiyo dari Bank Indonesia, Diwa Guinigundo dari Bangko Sentral ng Pilipinas, Ong Chong Tee dari Monetary Authority of Singapore, Sukhdave Singh dari Bank Negara Malaysia, dan Mathee Supapongse dari Bank of Thailand.

Seminar kali ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Voyage to Indonesia, yaitu perjalanan menuju pelaksanaan pertemuan tahunan IMF-World Bank (IMF-World Bank Annual Meetings) 2018 yang akan berlangsung di Bali, Indonesia.

Terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah merupakan salah satu bukti pengakuan dunia atas reformasi dan resiliensi ekonomi Indonesia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Asia Tenggara Berpotensi...
Asia Tenggara Berpotensi Besar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Uji Kelayakan jadi Deputi...
Uji Kelayakan jadi Deputi Gubernur BI, Ini Jurus Juda Agung Selamatkan Ekonomi RI
Bos BI Ungkap 7 Jurus...
Bos BI Ungkap 7 Jurus Jaga Laju Ekonomi RI, QRIS Jadi Andalan
Deflasi Selama 4 Bulan,...
Deflasi Selama 4 Bulan, Ekonom Prediksi BI Rate Turun ke 6%
Terbukti Cepat, Mudah,...
Terbukti Cepat, Mudah, Mudah, dan Andal, Masyarakat Didorong Pakai BI-Fast
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Berita Terkini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
12 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
54 menit yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
2 jam yang lalu
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved