Ekonom: Perhatian Investor Tertuju pada Rapat ECB

Sabtu, 29 April 2017 - 02:06 WIB
Ekonom: Perhatian Investor...
Ekonom: Perhatian Investor Tertuju pada Rapat ECB
A A A
JAKARTA - Nilai mata uang euro dan dolar Amerika Serikat (USD) tak banyak bergerak pada sesi perdagangan hari Kamis karena investor berhati-hati mejelang rapat European Central Bank (ECB).

Pasar memperkirakan bahwa ECB tidak akan mengubah kebijakan moneter di bulan April, sehingga fokus akan tertuju pada nada pernyataan Presiden ECB Mario Draghi.

"Meski berkurangnya risiko politik di Prancis dan membaiknya data ekonomi di Eropa, cukup meningkatkan sentimen terhadap ekonomi Eropa, ECB masih tetap waspada," kata Research Analyst FXTM Lukman Otunuga dalam riset yang diterima SINDOnews di Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Draghi sepertinya akan mengulangi pernyataan dovish bahwa Zona Euro tetap membutuhkan dukungan ECB untuk mengatasi spekulasi yang tinggi, sehingga Euro mungkin akan menghadapi risiko penurunan.

Kata “dovish” berasal dari istilah dove atau burung merpati, lawan dari istilah "hawkish" artinya hawk alias burung elang. Komentar dovish terjadi ketika Bank Sentral melihat pertumbuhan ekonomi melambat yang ditandai oleh turunnya inflasi. Sehingga cara untuk menanggulangi adalah menurunkan suku bunga atau melalukan stimulus ekonomi.

Walau ECB mungkin menyadari bahwa keyakinan konsumen dan bisnis meningkat, ECB mungkin menekankan pada inflasi yang rendah dan pertumbuhan upah yang lambat, sehingga mendukung posisi dovish di ECB.

"Ada kemungkinan Draghi akan bermain aman hari ini untuk membatasi volatilitas, tapi kejutan hawkish masih dapat meningkatkan EUR-USD menuju 1,1000," terang dia.

Dari sudut pandang teknikal, stabilitas harga di atas 1,0900 dapat membuka jalan menuju level relevan berikutnya di 1,1000. Sebaliknya, penurunan di bawah 1,0800 dapat membuka jalan menuju 1,0750.

Dia pun menilai, nuansa kekecewaan mewarnai pasar finansial pada akhir perdagangan hari Rabu setelah pengumuman pajak yang sangat ditunggu-tunggu ternyata gagal memberikan kejelasan yang diharapkan investor.

Walaupun Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin memberi sedikit detail dengan memastikan bahwa rencana reformasi ini akan memangkas pajak korporat dari 35% menjadi 15%, tidak ada informasi baru yang disampaikan.

"Karena investor jelas kecewa dan sebagian bahkan mempertanyakan apakah pemangkasan pajak 'fenomenal' ini akan dapat diloloskan di Kongres, reli risk-on pun berkurang," paparnya.

Menurut dia, banyak pertanyaan yang belum terjawab dalam pengumuman ini. dan potensi kenaikan defisit anggaran semakin meningkatkan ketidakpastian.

Kemungkinan bahwa proposal reformasi pajak Trump akan bernasib sama dengan gagalnya proposal reformasi kesehatan Trump membuat reli Trump mungkin berakhir. USD juga mengalami tekanan jual.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Bergerak...
Rupiah Diproyeksi Bergerak di Zona Hijau
Rupiah Berada di Zona...
Rupiah Berada di Zona Nyaman di Bawah Rp14.000 per USD
Rubel Melemah, Masyarakat...
Rubel Melemah, Masyarakat Rusia Ramai-ramai Jual Dolar
Gara-gara Perang Rusia-Ukraina!...
Gara-gara Perang Rusia-Ukraina! Sejarah Euro dan Dolar 20 Tahun yang Lalu Terulang
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Tergelincir di...
Rupiah Tergelincir di Sesi Pagi, Pasar Uang Asia di Zona Merah
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
55 menit yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved