Tarif Listrik Golongan 900 VA Kini Tak Lagi Disubsidi

Selasa, 02 Mei 2017 - 10:42 WIB
Tarif Listrik Golongan...
Tarif Listrik Golongan 900 VA Kini Tak Lagi Disubsidi
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali melakukan penyesuaian tarif listrik untuk golongan 900 voltampere (VA). Penyesuaian tarif listrik ini merupakan kebijakan pemerintah untuk menerapkan subsidi tepat sasaran, dengan melakukan penyesuaian tarif untuk golongan 900 VA secara bertahap menuju tarif keekonomian mulai 1 Januari 2017.

Penyesuaian tarif listrik ini tercantum dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero). Berdasarkan beleid tersebut, penyesuaian tarif akan terjadi pada 1 Januari 2017, 1 Maret 2017, dan 1 Mei 2017,dengan perubahan sekitar 30% pada setiap tahapnya. Artinya, mulai Mei 2017 tarif listrik untuk golongan 900 VA sudah tidak lagi disubsidi.

Kepala Biro Komunikasi Kementerian ESDM Sujatmiko menyebutkan, tarif listrik rumah tangga 900 VA rumah tangga mampu per 1 Januari 2017 disesuaikan menjadi Rp 791/kWh. Kemudian pada 1 Maret 2017 disesuaikan lagi menjadi Rp1.034/kWh. "Terakhir pada 1 Mei 2017 disesuaikan lagi dari Rp 1.034/kWh menjadi Rp 1.352/kWh," katanya di Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Dia menegaskan bahwa tarif listrik untuk masyarakat tidak mampu tetap disubsidi dan tidak naik pada 1 Mei 2017. Sebanyak 4,1 juta pelanggan listrik rumah tangga 900 VA yang tidak mampu tidak mengalami kenaikan tarif dan tetap disubsidi.

Demikian halnya dengan 27 juta pelanggan listrik rumah tangga 450 VA juga tidak mengalami kenaikan. Rumah tangga tidak mampu tersebut menikmati tarif listrik bersubsidi dengan membayar sekitar Rp 605/kWh untuk golongan 900 VA dan Rp 415/kWh untuk golongan 450 VA.

"Pelanggan 450 VA dan 900 VA yang tidak mampu tetap menerima subsidi 100%. Yang dilakukan pemerintah saat ini adalah membuat subsidi listrik menjadi tepat sasaran, bukan menambah beban masyarakat. Subsidi hanya diberikan kepada masyarakat tidak mampu yang memang perlu dibantu," imbuh dia.

Menurutnya, anggaran subsidi listrik dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017 tetap dialokasikan. Anggaran tersebut telah mempertimbangkan skenario penyesuaian tarif listrik untuk golongan pelanggan rumah tangga 900 VA rumah tangga mampu.

Penerapan subsidi listrik tepat sasaran akan menghemat penggunaan anggaran negara, terutama subsidi energi. Kebutuhan subsidi listrik tahun 2017 dialokasikan sebesar Rp44,98 Triliun. Angka ini menurun dari kebutuhan subsidi listrik tahun 2016 yaitu sebesar Rp56,55 Triliun.

"Anggaran hasil penghematan dari subsidi listrik tepat sasaran akan memberikan ruang fiskal yang lebih leluasa bagi Pemerintah untuk melaksanakan program pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur untuk pemerataan kesejahteraan rakyat," jelas Sujatmiko.

Berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan hasil verifikasi PLN, hanya 4,1 juta pelanggan listrik rumah tangga 900 VA yang layak disubsidi. "Sehingga terdapat sekitar 19 juta pelanggan dari total 23,1 juta pelanggan listrik rumah tangga 900 VA yang tidak layak disubsidi dan mengalami penyesuaian tarif," tandasnya.

Adapun skema penyesuaian tarif listrik bagi 18,7 juta pelanggan 900 VA di 2017:

Tarif untuk rumah tangga daya 900 VA ada 2, yaitu

1. R-1/900 VA (Rumah Tangga Tidak Mampu), dan

2. R-1/900 VA (Rumah Tangga Mampu)

Tarif yang berubah: R-1/900 VA Rumah Tangga Mampu:

1. 1 Januari-28 Februari: Rp 791/kWh;

2. 1 Maret-30 April: Rp 1.034/kWh;

3. 1 Mei-31 Juni: Rp 1.352/kWh;

4. 1 Juli: ikut dalam mekanisme tariff adjustment.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Penggunaan Kompor Listrik...
Penggunaan Kompor Listrik Dinilai hanya Pindahkan Beban dari Hilir ke Hulu
Ternyata Tak cuma Masyarakat...
Ternyata Tak cuma Masyarakat Biasa, Kelompok Bisnis pun Dapat Subsidi Listrik
Pelanggan Listrik 1.300...
Pelanggan Listrik 1.300 VA Tengah Disiapkan Skenario Pemberian Insentif
Terdampak Covid-19,...
Terdampak Covid-19, Pemerintah Diminta Beri Insentif Pelanggan 1.300 VA
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved