Standard Chartered Gaet MPM Finance untuk Transaksi SKNBI

Selasa, 02 Mei 2017 - 23:10 WIB
Standard Chartered Gaet...
Standard Chartered Gaet MPM Finance untuk Transaksi SKNBI
A A A
JAKARTA - Standard Chartered Bank Indonesia (StandChart Indonesia) menggandeng PT Mitra Pinashtika Mustika Finance (MPM Finance) terkait layanan penagihan reguler sistem kliring nasional Bank Indonesia Generasi II (SKN BI G2).

Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia Rino Donosepoetro mengatakan, kerja sama ini komitmen dalam menyediakan layanan perbankan yang mudah dan terintegrasi.

"Kerja sama ini juga memenuhi kebutuhan klien untuk pengembangan bisnis dan mendukung program pemerintah," ujar Rino dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (2/5/2017).

SKNBI merupakan sistem transfer dana elektronik inisiatif dari Bank Indonesia (BI) yang meliputi kliring debet dan kliring kredit yang penyelesaian setiap transaksinya dilakukan secara nasional. Standard Chartered Bank merupakan satu dari sepuluh bank yang menyediakan layanan tersebut.

Dia menambahkan pihaknya sangat menyambut baik kerja sama ini, sebagai wujud komitmen untuk senantiasa melakukan inovasi dalam hal produk dan layanan untuk menciptakan nilai tambah bagi klien.

"Selain itu, kerja sama ini juga merupakan komitmen kami untuk senantiasa mendukung program pemerintah. Khususnya dalam menyediakan layanan perbankan yang mudah dan terintegrasi," katanya.

Sebagai bank yang dipercaya untuk melakukan penarikan dana oleh MPMF, Standard Chartered menyediakan suatu platform elektronik yang terintegrasi yaitu Straight2Bank sebagai media penagihan demi mempercepat proses penagihan dana dengan biaya yang lebih efisien bagi MPM Finance.

Direktur Utama MPM Finance Johny Kandano mengatakan, kerja sama ini akan meningkatkan pelayanan, kemudahan, dan kenyamanan kepada konsumen MPM Finance dalam pembayaran angsuran.
"Dengan infrastruktur ini, perusahaan dimudahkan untuk menagih pembayaran dari nasabah atau klien tanpa harus menjadi nasabah dari bank tertagih," kata Johny.

Sementara, Country Head of Transaction Banking Standard Chartered Bank Indonesia, Michael Sugirin menambahkan, selain nyaman bagi klien, platform Straigh2bank sebagai media pengiriman instruksi penagihan juga aman serta transparan.

Detil dan status dari transaksi akan dilaporkan kembali ke klien, sehingga dapat memperhitungkan arus kas di rekening mereka dengan lebih baik.

"Selain itu, kami sebagai bank penagih (biller bank) bekerja berdasarkan nomor referensi yang telah diberikan bank tertagih (payer bank). Sehingga, tidak bisa sembarangan menagih tanpa persetujuan dari nasabah klien kami," imbuh dia.

Standard Chartered Bank Indonesia mengaku bakal fokus pada digitalisasi perbankan dalam menapaki bisnisnya di tahun-tahun mendatang. Salah satu strateginya, melalui layanan yang baru saja berjalan Sistem Kliring Nasional (SKN) Bank Indonesia Generasi II.

Hal tersebut dilakukan guna mengerek perolehan fee based income (FBI) lebih baik lagi. Peningkatan FBI juga akan dibarengi dengan menyusutnya biaya transaksi dan juga cost of funds dari layanan anyar tersebut.

Michael mengatakan, hingga akhir tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan fee based income dapat mencapai single digit. "Ini kan masih baru, masih perlu sosialisasi dan juga adaptasi," ucapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Untuk Pertama Kali Acara...
Untuk Pertama Kali Acara Tahunan 'WOW' Diadakan Virtual
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Digital dalam Pengelolaan Keuangan Korporasi
PRUFast Permudah Masyarakat...
PRUFast Permudah Masyarakat Mengakses Perencanaan Pensiun
Bidik Nasabah Mapan,...
Bidik Nasabah Mapan, Perusahaan Asuransi Gandeng Perbankan
Standard Chartered Uji...
Standard Chartered Uji Agunan Kripto dengan OKX
Survei Stanchart: Gara-gara...
Survei Stanchart: Gara-gara Corona Penghasilan 50% Warga RI Drop
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved